Kamis, 23 Februari 2012 - 06:58
Aparat Gelar Razia Tempat Hiburan Malam
Oleh : zuren
KARIMUN - Aparat gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI AD dan TNI AL. Razia ini juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa malam kemarin (21/2). Tim razia identitas dan penyakit masyarakat melakukan sweeping di tempat hiburan malam (THM).
Sebab, dalam razia gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP Karimun menemui beberapa oknum PNS pria tengah asyik menghabiskan malam hingga dini hari.
Adapun jumlah yang terjaring dalam razia malam itu sebanyak tujuh orang, yang kesemuanya tidak memiliki identitas diri. Dari tempat hiburan yang dilakukan razia, tidak ada ditemukan anggota dari aparat keamanan (TNI red).
Razia dimulai sekitar pukul 23.00 WIB yang langsung dipimpin Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Dansubdenpom) TNI AD Tanjungbalai Karimun, Lettu CPM Yunasril. Tim gabungan bergerak dari Pos POM TNI AD di Jalan Teuku Umar menuju tempat hiburan Hotel Gabion. Dari seluruh ruangan karaoke VIP yang ada, tidak ditemukan personil TNI yang hiburan malam.
Dan dilanjutkan ke beberapa hotel lainnya yang memiliki tempat hiburan malamnya (THM). Dari beberapa tempat THM tim gabungan hanya mendapati diantara pengunjung yang tidak memiliki kartu identitas diri. Taget yang dicari pun tidak didapati, sehingga rombongan mengakhiri aksi razia sekitar pukul 02.00 WIB.
Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Dansubdenpom) TNI AD Tanjungbalai Karimun, Lettu CPM Yunasril mengatakan target dari razia ini tidak ditemui anggota TNI. Hanya beberapa warga masyarakat yang tidak memiliki kartu identitas dan dibawah umur.
"Kita hanya mendata mereka dan kita minta pihak keluarga agar menjemput mereka. Kegiatan ini akan rutin kami lakukan untuk mengurai penyakit masyarakat (pekat) yang selalu meresahkan masyarakat," ungkap Yunasril.
Lebih lanjut Yunasril mengatakan kegiatan ini dimana sasaran awalnya adalah pelajar dan anak dibawah umur, sehingga melibatkan SatpolPP. Hal ini dikarenakan maraknya pergaulan bebas yang dilakukan oleh pelajar di Karimun.
"Makanya kita libatkan Sat Pol PP untuk mendukung kegiatan ini. Inilah bentuk komitmen dari Pemerintah untuk angka kenakalan remaja saat ini," pungkasnya.***
