USBAH PKS Kepri Minta Kebijakan Kenaikan BBM Segera Dicabut

Diterbitkan oleh Saiful pada Selasa, 6 September 2022 07:50 WIB dengan kategori Batam Kepri Terkini Parpol dan sudah 518 kali ditampilkan

BATAM - Kenaikan harga BBM subsidi akan berimbas langsung kepada naiknya harga tiket kapal laut dan Sembako di Kepulauan Riau. Itulah sebabnya, Ketua DPW PKS Ustadz Bahktiar (USBAH), Lc, MA meminta kepada pemerintah untuk mencabut kebijakan tersebut karena merugikan masyarakat Kepri khususnya dan umumnya masyarakat Indonesia.

Hal ini disampaikannya baru-baru ini kepada wartawan. Menurutnya, ditengah himpitan ekonomi pasca Covid ini tidak tepat dan bagi provinsi berbasis kepulauan seperti Kepri akan merasakan efeknya secara langsung karena mayoritas komoditas berasal dari daerah lain yang dibawa melalui jalur transportasi laut dan udara.

"Jika pemerintah tidak mencabut kebijakan kenaikan BBM saya yakin dan percaya ini akan menimbulkan kenaikan harga tiket kapal sebagai sarana transportasi masyarakat Kepri dan parahnya akan diikuti juga kenaikan harga Sembako mengingat masyarakat  Kepri sangat tergantung dengan transportasi laut yang sangat tergantung dengan BBM," jelas USBAH.

Untuk itu, dia mengajak seluruh fraksi PKS di DPRD Kepri dan DPRD kabupaten dan kota yang ada untuk bersama-sama menyuarakan hal ini.

"Saya sudah mengimbau fraksi PKS DPRD di provinsi dan kabupaten kota di Kepri untuk memperhatikan hal ini serta menyampaikannya dalam sidang-sidang paripurna serta mengajak kepala daerah untuk menyurati pemerintah pusat terkait hal ini," kata Bahktiar.

PKS, tegasnya, akan tetap menolak kenaikan harga BBM karena efek domino yang dirasakan masyarakat begitu sangat luas.

"Alasan klasik BBM subsidi tidak tepat sasaran ini tidak patut dijadikan alasan, negaralah yang harus mendata masyarakatnya agar bantuan subsidi jadi tepat sasaran bukan malah menaikkan harga BBM. Jika koalisi bersama partai lain sulit terjadi, maka PKS akan berkoalisi dengan masyarakat untuk menyampaikan  aspirasi dan unek-uneknya utamanya masalah kenaikan harga BBM ini," tutup Bahtiar.