Gelar Pasukan Penanggulangan Hutan dan Lahan di Paguyangan

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Kamis, 31 Agustus 2023 04:12 WIB dengan kategori Jawa Tengah dan sudah 185 kali ditampilkan

BREBES – Stakeholder di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes gelar apel sinergitas dalam mitigasi bahaya kekeringan yang berkepanjangan maupun Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai dampak dari fenomena el nino. Rabu (29/8/2023).

Hadir dalam kegiatan di Obyek Wisata Tuk Sirah Desa Winduaji itu antara lain Camat Paguyangan Drs. Husni Pramono Ap.Msi, Danramil 11 Paguyangan Kodim 0713 Brebes yang diwakili Bati Tuud Peltu Gunawan, Kapolsek Paguyangan yang diwakili Ipda Yadi, Kepala Desa se-Kecamatan Paguyangan, Kepala UPTD se-Kecamatan Paguyangan, Kepala Puskesmas se-Kecamatan Paguyang, kemudian anggota Perhutani BKPH Paguyangan KPH Pekalongan Barat, Damkar, Satpol PP, Linmas, Banser, dan Kokam di wilayah Kecamatan Paguyangan.

Camat Paguyangan Drs. Husni Pramono Ap.Msi selaku pimpinan apel mengajak masyarakatnya untuk disiplin pemanfaatan air, tidak membuang sampah sembarangan, dan berhati-hati saat lahan.

“Kecamatan Paguyangan memiliki wilayah hutan yang cukup luas dan terdapat sumber mata air bagi sungai-sungai yang mengalir di wilayah Kabupaten Brebes. Untuk itu perlu adanya upaya antisipasi terjadinya kebakaran hutan yang dapat merusak ekologi sehingga mengganggu ketersediaan sumber air,” tegasnya.

Lanjutnya, karhutla bisa terjadi akibat masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuka lahan maupun membuang puntung rokok yang masih menyala sembarang. Untuk itu juga diperlukan edukasi atau pembinaan kepada masyarakat dari segala elemen.

Selepas pelaksanaan apel gelar, Peltu Gunawan selaku Plh. Danramil Paguyangan mengatakan bahwa, bencana alam tidak dapat diprediksi kapan terjadinya sehingga manusia harus mewaspadainya dan melakukan upaya mitigasi untuk mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa.

“Apel itu untuk lebih menguatkan sinergi antara pemangku kepentingan dengan komponen pendukung dan masyarakat dalam mengantisipasi atau penanggulangan bencana,” ujarnya.

Acara itu diakhiri dengan peninjauan alat-peralatan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan.