Wagub Kepri : Korps TNI - Polri Harus Saling Kenal

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 20 November 2014 05:07 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 975 kali ditampilkan

Wagub Kepri Dr. Soerya Respationo,SH MH menjadi salah satu pihak yang turut bermediasi dalam keributan akibat kesalahpahaman antara anggota korps Brimob dan Yonif 134, Rabu (19/11).


"Ini kesalahpahaman kecil saja. Dan biasalah kalau kesalahpahaman itu bisa terjadi dimana saja," kata Soerya didamping Danrem 033/WP Brigjen Eko dan Kasat Brimob Kombes Tory Kristianto.


Akibat kejadian ini sendiri, beredar isu bentrokan antara Polri dan TNI. Soerya berharap Aparat penegak hukum dapat menjaga situasi Kepri tetap kondusif dan masyarakat tidak merasa resah.


"Masing-masing anggota sudah diberikan pengarahan," kata Wagub lagi.


Kedepan, untuk mencegah hal ini, Pemprov Kepri akan membuatkan pos bersama. Pos bersama ini nantinya diisi personel polisi dan TNI.


"Masalah ini kan karena masing-masing korps tidak saling kenal. Seperti pepatah, tak kenal maka tak sayang. Maka dari itu, kami Rencananya nanti di jembatan dua kita buat," paparnya.


Tak hanya pos bersama, Pemprov juga akan membuat kegiatan-kegiatan yang melibatkan prajurit dari TNI dan Polri. "Bentuknya bisa seperti panggung bersama. Nanti bisa dangdutan. Pokoknya bisa bikin akrablah," jelas Soerya.


Ditempat yang sama, Danrem 033/WP Brigjen Eko membenarkan masalah ini disebabkan hal sepele. "Karena liat-liatan aja. Terus, terpancing. Tapi sekarang sudah selesai," kata Eko.