39 Jamaah Haji Embarkasi Batam Meninggal di Mekkah dan Madinah

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 10 Oktober 2015 14:14 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.440 kali ditampilkan

BATAM - Jumlah jamaah haji Debarkasi Batam yang meninggal di Tanah Suci bertambah lagi menjadi 39 orang, berdasarkan data Panitia Pelaksana Ibadah Haji Batam.

 

"Sampai hari ini, ada 39 orang jamaah haji yang meninggal di Mekkah dan Madinah. Bertambah empat dari data sebelumnya," kata Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam Widarto di Batam, Jumat.

 

Dan dari 39 haji yang meninggal itu, 14 di antaranya adalah korban Tragedi Mina.

 

Widarto mengatakan ahli waris jemaah yang meninggal dunia akan mendapatkan dana asuransi dari PT Asuransi Jiwa Megalife Unit Syariah.

 

"Yang meninggal, sesuai aturan asuransi, mendapatkan uang tunai Rp18,5 juta," kata dia.

 

Untuk mendapatkan klaim asuransi, ahli waris menyerahkan surat kematian yang disusun Konsul Jendral RI di Mekkah kepada perusahaan asuransi melalui Kemenag.

 

"Pengajuannya maksimal 90 hari setelah kloter terakhir di Tanah Air, 27 Oktober 2015," kata dia.

 

Empat orang haji yang baru tercatat meninggal adalah Mainyah Giman Muhammad Imar (81) Kloter 20 asal Jambi, Asna Binti Saidina Nur Saidina (74) Kloter 7 asal Bengkalis Riau, Ibrahim Ahmad Singkek (75) Kloter 17 asal Sungai Kota Penuh Jambi dan Maryana Muhammad Yusuf (54) Kloter 16 asal Jambi.

 

Sedangkan 14 orang haji yang meninggal akibat Tragedi Mina yaitu Muhammad Huardi Sukri (54), Halijah Huardi Sukri (53), Muhammad Thamrin Slamet (60), Syamsudin Abdulrahman Slamet (60), Arbai Abdullah Saleh (67), Abdul Wahab Idris Jafar (59) Ida Murtika Porie (48) dan Suryati Sahran Ribut (61).

 

Kemudian Dahlia Sulaiman Hamdan (47) dan Ponpon Sadjaah Sastrapradja (73), Reni Arfiani Kaherdin (52), Nabaha Matsen Tarif (63), Adryansyah Idris Usman (28) dan Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar (50).

 

Seluruh korban Tragedi Mina merupakan jamaah haji Kloter 14 asal Pontianak Kalbar.

 

Sementara 21 orang jamaah meninggal lainnya yaitu Abdul Djalil Bin Kotik Itam (73) Kloter 8 asal Kampar Riau, Apris Intan Judin (59) Kloter 10 asal Kampar Riau, Nurinis Binti Burhan Dahula Burhan (75) Kloter 7 asal Bengkalis Riau dan Ruminah Jahri Saad (74) Kloter 13 asal Sambas Kalbar.

 

Lalu Syamsiar Mat Tri Muhammad Mat Tri (73) yang tergabung dalam Kloter 19 asal Kerinji, Jambi; Sopii Rani Syahid (62) Kloter 17 asal Kota Jambi, Jambi dan Warnita Habib Basa (57) Kloter 4 asal Pekanbaru, Riau.

 

Selanjutnya, Yusman Abdullah Ambok Akkak (53) Kloter 11 asal MPW Hilir, Kalbar; Nursiah Asnawibas (55) Kloter 18 asal Tanjung Jabung Barat, Jambi dan Bahari Kanso Boka (72) Kloter 3 asal Rokan Hilir, Riau.

 

Berikutnya, Oloan Lubis Abu Hasim (61) Kloter 20 asal Pekanbaru, Riau; Hakimah Bakut Basri (66) Kloter 20 asal Merangin, Jambi; Hamid Daem Sani (65) Kloter 4 asal Siak, Riau; dan Rosnah binti Yusu Jamil (69) Kloter 10 asal Kota Dumai, Riau.

 

Anggota jemaah haji lain yang meninggal dunia yakni Sugimin bin Karto Kandar (71) Kloter 20 asal Indragiri Hilir, Riau; Ramlah Jeli Deron (65) Kloter 12 asal Ketapang, Kalbar; Hasnah Lasuku Abdullah (76) Kloter 19 asal Kerinci, Jambi dan Mukhtar Muhammad Syarif (69) Kloter 8 asal Kampar, Riau.

 

Nama haji lainnya yang wafat, Ahmad Aziz Aziz Abdullah (61) Kloter 2 asal Bengkalis, Riau; Nurdin Yahya bin Yahya (71) Kloter 1 asal Tanjungpinang, Kepulauan Riau; dan Marnis Rikin Sirin (65) Kloter 7 asal Kuansing, Riau. 


(ant)