Presiden Turki Erdogan Kutuk Bom Ankara
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengutuk dengan keras Bom Ankara. Erdogan berkata bahwa bom tersebut dapat mengganggu kedamaian di negeri pimpinannya.
Seperti dilaporkan Thompson Reuters Sabtu (10/10/2015), Presiden berusia 61 tahun ini menghimbau warganya agar tenang dan tetap menjaga kerukunan dalam merespons kejadian ini. Erdogan juga mengatakan bahwa pelaku ingin memecah belah Turki.
Bom meledak di tengah aksi damai untuk menolak kekerasan terhadap kelompok pro Kurdi, PKK. Serangan bom menewaskan 30 orang dan melukai 126 orang lainnya.
(okz)

