Twitter Kenalkan Safety Center dalam Bentuk Bahasa Indonesia

Diterbitkan oleh pada Rabu, 11 November 2015 06:17 WIB dengan kategori Teknologi dan sudah 838 kali ditampilkan

Platfrom media sosial realtime Twitter, memperkenalkan Safety Center (Pusat Keamanan) dalam bentuk bahasa Indonesia.

 

Country Business Head Twitter Indonesia, Roy Simangunsong, mengatakan, pusat informasi Twitter Safety Center ini dirancang secara khusus agar semakin mudah dipahami pengguna di Indonesia.

 

"Sebagai platform komunikasi realtime, kami berupaya mewujudkan lingkungan digital yang aman dan nyaman untuk semua pengguna," ujarnya dalam diskusi Good Digital Citizenship," di Jakarta, Selasa (10/11/2015).

 

Dia menjelaskan, pengguna dapat mengekspresikan diri di percakapan publik dengan menciptakan lingkungan yang aman bagi pengguna menjadi salah satu fokus utama Twitter.

 

"Kami sadar bahwa good digital citizenship sangat penting untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua. Kami berupaya memperkenalkan lingkungan aman, dan nyaman mulai dari peta Jakarta bekerjasama dengan Pemprov DKI hingga berbagai pihak untuk mendukung inisiatif internet sehat," jelas Roy.

 

Roy menyakini, bentuk implementasi nyata dari komitmen Twitter dengan memperkenalkan konten sebagai pusat informasi, dirancang secara khusus agar semakin mudah dipahami pengguna Indonesia.

 

"Kita melihat sebenarnya ada dua sisi, tapi kita rileks harus menciptakan semua lingkungan yang aman dari semua pihak, setelah aman selanjutnya akan merasa nyaman. Jadi itu bisa menghilangkan sedikit konten-konten negatif," imbuhnya.

 

Selain itu, Twitter juga berkerjasama dengan Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk berkomitmen memberikan bantuan kepada anak-anak, remaja, keluarga, dan pengajar untuk menggunakan Twitter dengan aman dan efektif.

 

"Kami membuat peraturan dan pengawasan untuk melindungi keragaman pendapat dari pengguna kami dengan lebih baik, kami juga menyusun alat sederhana untuk membantu mengontrol waktu Anda menggunakan Twitter," tuturnya.


(okz)