Toleransi yang Overdosis

Diterbitkan oleh pada Rabu, 20 April 2016 08:11 WIB dengan kategori Opini dan sudah 1.922 kali ditampilkan

Toleransi adalah membebaskan orang lain untuk membebaskan pendapatnya namun yang saya ingin bahas disini tentang toleransi umat beragama yang ada didunia kita ini, didalam firman Allah SWT yang artinya untukmu agamamu dan untuk kulah agamaku kalau bahasa gaulnya anak alai skrang ini lo lo gua gua.

 

Kenapa saya mengangkat judul ini karena saya ingin membuka  pikiran  kawan kawan toleransi dan jihad yang sesungguhnya sementara ini pemikiran pemikiran yang seperti  atau kebenaran tentang agama selalu ditutupi oleh media media yahudi laknatullah dan didoktrin oleh ustad2 atau ulama ulama kita terdahulu.

Bahwa toleransi kita tidak boleh ikut campur dengan agama yang sementara agama islam selalu ada saja yang namanya ikut campur tangan non muslim, coba kawan kawan lihat dinegara negara lain yang mayorits agama islam contohnya indonesia yang mayoritasnya islam sedangkan agama yang lain aman aman saja bahkan orang orang tersebut yang bisa menjadi jonggosnya kita atau diperbudak oleh orang orang tersebut misalnya ditoko toko atau kedai yang menguasainya kebanyakan non muslim sedangkan menjadi kulinya ataupun pembantu dan bawahanya  itu pun kita sering dibentak bentak atau dicaci maki dengan alasan kerja nya yang lambat inilah itulah.

Coba dinegara negara umat islam nya yang sebagai minoritas contohnya Thailand Myanmar diIndonesia juga ada seperti propinsi Papua umat islamnya sering kena bantai dan disiksa bahkan islam disana tidak diberi kebebasan untuk beribdah mesjid dibakar dibunuh bahkan ikut politik dan ada juga negara tersebut tidak membolehkan islam yang menjadi pemimpin bahkan rata rata minoritas islam didunia masyrakatnya miskin miskin contohnya tidak jauh jauh negara tetangga kita yaitu singapura dan tidak bisa eksion dinegra tersebut selalu saja dipersulit untuk bisa tampil kedepan.

 

 

Jadi mana yang dimaksud  dengan toleransi umat beragama itu  hanya lah bualan belaka ketika non moslim yang menjadi manoritas mereka selalu berkoar koar  tentang toleransi umat beragama.

Wahai teman teman ku yang dirahmatti oleh Allah SWT sekarang ini sebenar kita sudah boleh  untuk berjihad fisik tau memerangi kaum kafir karena sudah ada imam mesjid yang dibunuh nama nya Siyono menurut hadits dan alquran kita sebenarnya sudah boleh untuk berperang untuk membelas perbuatan keji tersebut.

Bahkan didalam didalam alquran dan hadits tersebut  mengatakan wajib hukumnya untuk berperang,ini haditsnya yang artinya:”Barang siapa memerangi wali-Ku sungguh aku mengumumkan perang kepadanya.”(Hr.Bukhari). Bahkan didalam AL-Quran tersebut banyak sekali ayat ayat tentang perang untuk membalasnya.tapi entah kenapa ustad ustad atau ulama ulam kita pada saat ini  jarangan sekali untuk mecritakan atau menjelaskanya kepada masyarakat atau pemuda pemuda.yang selalu dijelaskan hanyalah perang melawan nafsu, itu itu teros  sebenarnya kita saat harus lebih dalam lagi mengkaji tentang perang fisik karena umat islam pada saat ini sudah sering kena bantai dan dijaman Rasulullah sering juga perang tetapi pada zaman sekarang ini umat islam sangat lemah dan terombang ambing bagai buih dilautan  seperti lembu yang ditusuk hidungnya dengan besi ketika ditarik dengan tali selalu mengikuti karena kesakitan dan keterpaksaan. 

munkin ini karena umat islam berpecah belah karena oleh kelompok kelompok yang mementingkan egonya sendiri dan merasa paling benar dan sangat mudah sekali untuk diadu domba  coba dengan non muslim berpikir seribu kali untuk melawanya sedangkan sesama muslim salah sedikit saja langsung dihanjar tanpa pikir panjang dan dimusyawarahkan umat islam pada saat ini sudah kacau balau karena dengan perkelompokan tersebut.

maka dari itu umat harus bersatu untuk menjuangkan agama ini jangan mau dipecah belah dengan kelompok tersebut atau fanatik dan cinta mati terhadap kelompok tersebut dan jangan pernah menebar kebencian terhadap kelompok islam tersebut.

 

 

Contoh contoh kelompok umat islam pada saat ini seperti Salafi, Jamaah Tabliq, Ikhwanul Muslimin, Pks, Ppp, Pkb, Pan, Hitsbur Tahrir, Sufi, Isis, Muhammadiyah, Nurul Wathan.tidak bisa saya sebutkan satu perstu kira2 umat kelompok islam ada 38 jumlahnya.

Ini semua karena  toleransi umat islam yang berlebihan terhadap agama lain sehingga agama  yang dengan mudah menghancurkanya.

Kalau bahasa inggrisnya umat islam islam pada saat ini “sudah telajak sangat toleransinya,kalau minum minum alkohol atau obat obatan sudah overdosis toleransinya.

Allahu Akbar!!!

Jayalah Islam!!!

Bersatulah kekuatan kekuatan islam!!!