Tommy Soeharto Bisa Menjadi Magnet Parpol Beringin Karya
"Alhamdulillah animo masyarakat begitu besar ketika Tommy Soeharto bergabung ke Partai Berkarya. Ya kita patut syukuri lah," ujar Sekjen Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Saat ini, ujar Badaruddin, dari beberapa daerah yang dikunjungi banyak kader partai seperti Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Demokrat yang bergabung dengan Partai Berkarya. "Ada dari Nasdem, Gerindra, Demokrat dan partai lain. Kalau Partai Golkar memang kita dari eks Munas Ancol, tetapi dari eks Munas Bali juga banyak yang bergabung ke kita," katanya.
Selain karena melihat sosok Tommy, sambung dia, bergabungnya kader dari partai lain karena mereka mempunyai kesamaan visi dan misi dalam membangun bangsa. Yang lebih mengenah adalah mereka merasa nyaman bergabung dan memperjuangkan hak politiknya dengan Partai Berkarya.
"Para pencinta Soeharto juga ikut bergabung dengan kita karena ada sosok Tommy yang merupakan anak dari Pak Harto. Rata-rata daerah yang bergabung dengan kita dari pencinta Pak Harto adalah wilayah transmigrasi," ujarnya.
Dia yakin dengan perpaduan antara Partai Berkarya dan sosok Tommy Soeharto akan membuat warna baru dalam perpolitikan nasional. Apalagi, sosok Tommy begitu dikenal sebagai tokoh yang cukup disegani dalam perpolitikan nasional.
Terkait dengan struktur kepengurusan, Badaruddin memaparkan jika di partainya memang mengalami penyesuaian dalam susunan pengurus dari pusat hingga daerah. Sebab, ada penyatuan antara Partai Nasional Republik (Nasrep) dengan Partai Berkarya.
"Setelah proses rekonsiliasi dan susunan kepengurusan sudah terbentuk dari pusat hingga kecamatan, maka kita akan melakukan deklarasi dibarengi dengan acara rakornas atau rapimnas," katanya.
Seperti diketahui, berdasarkan hasil rapimnas setara dengan munas Partai Nasrep berubah nama ke Partai Berkarya. Adapun susunan kepengurusan ketua dewan pembina Hutomo mandala Putra atau Tommy Soeharto. Ketua dewan penasihat Syamsu Djalal. Ketua dewan Pakar Fachri Andi Laluasa. Ketua mahkamah Partai Syamsul Zakaria.
Ketua Umum Neneng A Tutty, Sekjen Badaruddin Andi Picunang, dan 87 pengurus DPP. "Alat kelengkapan partai berupa pengurus pleno akan dilengkapi setelah SK Menkumham diterima. Begitupun dengan organisasi sayap dan ormas yang akan berafiliasi ke Partai Berkarya akn diatur tersendiri juknisnya dalam pedoman organisasi partai," tandas Badaruddin. ***

