Bupati Kendal Serius Dorong Pelaku UMKM Bisa Ekspor

Diterbitkan oleh Tauhid pada Selasa, 22 Juni 2021 20:37 WIB dengan kategori Daerah Jawa Tengah dan sudah 148 kali ditampilkan

KENDAL

Kegiatan Coaching Program for New Exporters (CPNE) adalah program pelatihan dan pendampingan khusus bagi pelaku UMKM berorientasi ekspor, yang dilaksanakan selama 1 (satu) tahun dengan tujuan utama adalah menciptakan eksportir perdana dan menjadi bankable.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto, B.Sc pada saat membuka acara Pelatihan Tematik Ekspor Coaching Program For New Exporter (CPNE), Selasa (22/06/2021) melalui Daring.

Hadir juga dalam acara tersebut Direktur Pelaksana II Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Bapak Maqin Norhadi beserta jajarannya, Sekda Kendal dan Para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal, dan diikuti oleh Para Pelaku UMKM, Para Praktisi dan Pelaku Ekspor di Kabupaten Kendal.

“Saya menyambut baik dilaksanakan kegiatan ini, dan dilakukan secara online atau melalui video teleconference, upaya ini sebagai pencegahan penyebaran virus corona yang belum selesai ini. Karena kasus wabah penyakit Covid-19 pada minggu terakhir ini mengalami kenaikan,” ujar Bupati Kendal.

Menurut Bupati Dico, sinergitas Pemerintah Kabupaten Kendal menyelenggarakan pelatihan ini untuk mendukung kegiatan ekspor di Kabupaten Kendal, dan merealisasikan MoU antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan LPEI.

“Maka, dengan sinergitas ini nantinya dapat mendorong pengembangan usaha disektor UMKM untuk menghasilkan pelaku eksportir baru, dan membantu promosi produk unggulan UKM menuju pasar dunia, serta memberikan dukungan dalam menjalankan ekspor perdana dan pendampingan kepada calon eksportir agar menjadi lebih bankable,” tambah Bupati Dico.

Ia juga mengatakan, bahwa UMKM memiliki peranan penting dan strategis, apalagi dalam kondisi pandemi pada saat ini, UMKM diharapkan dapat menjadi lebih inovatif baik dalam hal peningkatan penggunaan platform digital maupun perluasan pemasaran ke pasar ekspor.

Bupati Dico dalam kesempatan itu juga memberikan penegasan, bahwa setelah pelatihan ini, pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini saja, tetapi akan terus melakukan pendampingan kepada para peserta pelatihan, dengan membuatkan jaringan komunikasi group untuk mempermudah monitoring keberhasilan dari program pelatihan tematik ekspor ini.

“Pelatihan tematik ekspor CPNE ini, semoga dapat memberikan pencerahan dan optimisme bagi UMKM Berorientasi Ekspor untuk dapat membantu menghilangkan hambatan ekspor, sehingga ekspor nasional di tahun 2021 dapat tumbuh dan meningkat bersamaan dengan kondisi ekonomi Indonesia yang kembali stabil,” tutup Bupati Kendal dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut.

Suroto Anto Saputro