Bupati Tegal Umi Azizah Lepas Jemaah Calon Haji 2023

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Rabu, 31 Mei 2023 13:40 WIB dengan kategori Headline dan sudah 477 kali ditampilkan

TEGAL - Bupati Tegal Umi Azizah melepas jemaah calon haji tahun 1444 H / 2023 M di Pendopo Amangkurat pada  Selasa, (30/5/2023) pagi.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tegal lMuhammad Aqso mengatakan total keseluruhan jemaah calon haji dari Kabupaten Tegal yang berangkat tahun ini yaitu 944 jamaah dan 8 petugas haji daerah. Pemberangkatan dijadwalkan dari Pendopo Amangkurat menuju Asrama Haji Donohudan Solo pada tanggal 3-4 Mei 2023.

jemaah calon haji yang akan berangkat pada 3 Juni mendatang adalah dari kloter 34, 35, 36 dan 37. Jumlah jemaah di kloter 34 yaitu 94 jemaah dari Brebes, 199 jemaah dari Kota Tegal, dan 59 jemaah dari Kabupaten Tegal. Untuk kloter 35 dan 36, jumlah jemaah seluruhnya ada 352 untuk masing-masing kloter, semuanya berasal dari Kabupaten Tegal. Untuk kloter 37, 181 jemaah dari Kabupaten Tegal, 171 jemaah dari Pemalang.

“ Pemberangkatan jemaah calon haji tahun ini memprioritaskan lansia. Sejumlah 58 lansia berangkat tahun ini dan 49 diantaranya menggunakan kursi roda. Usia tertua yang berangkat atas nama Abas Marjad Dalim dengan usia 100 tahun 5 bulan. Usia termuda yang berangkat atas nama Dita Yuliana Safitri dengan usia 19 tahun 10 bulan,” ujar Aqso.

Sementara itu Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan rasa harunya ketika memberikan sambutan pengarahan. Umi mengaku merasa terharu sebab tahun ini pemberangkatan jemaah calon haji banyak dari kalangan lansia sesuai dengan taglinenya yang diusung yaitu ‘Haji Lansia’. Disamping itu, penantian panjang untuk kembali memberangkatkan haji setelah pandemi juga telah berakhir.

“ Percayalah ini bukan suatu kebetulan, melainkan takdir Allah supaya panjengan semua berhasil menyelesaikan pengurusan visa, cek kesehatan, dan lain sebagainya, sehingga dapat berangkat haji tahun ini. Ketika kemarin kita dihadapkan pada pandemi-covid 19, pelaksanaan ibadah haji di Indonesia dan negara lainnya ditiadakan. Tahun ini yang sepuh-sepuh mendapatkan prioritas. Sebentar lagi bapak dan ibu akan meninggalkan keluarga, pekerjaan, dan tanah air demi sebuah perjalanan suci ke Baitullah,” pungkas Umi.