Kegiatan Gathering KPU Kota Tegal Disayangkan Beberapa Wartawan

Diterbitkan oleh Achmad Sholeh pada Sabtu, 10 Februari 2024 21:07 WIB dengan kategori Jawa Tengah dan sudah 2.493 kali ditampilkan

TEGAL - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Tegal gelar kegiatan Gathering Bersama Akademisi, Ormas Kemasyarakatan dan Media di Gigel Garden Cafe Resto, Kota Tegal, Sabtu,10 Februari 2024.

Namun dalam kegiatan ini mendapat sorotan dari beberapa rekan Jurnalis liputan Kota Tegal pasalnya ada 3 media yang salah satunya media terkininews.com tidak ada daftarnya di KPU Kota Tegal.

Padahal acara kegiatan yang dilaksanakan KPU Kota Tegal dengan menggunakan anggaran negara itu seharusnya dimanfaatkan dalam rangka sosialisasi Pemilu 2024 hanya untuk wilayah Kota Tegal.

Lemahnya profesionalisme KPU Kota Tegal nampak terlihat dari bagaimana Komisioner Thomas Budiono yang bekerja di Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kota Tegal, tidak mampu mendata Jurnalis liputan Kota Tegal yang diundang dalam acara tersebut, namun banyak juga yang bukan liputan Kota Tegal mendapat undangan sosialisasi Pemilu 2024.

“Diduga KPU Kota Tegal saat undang rekan media tidak koordinasi dengan Diskominfo atau Humas Kota Tegal melainkan berdasarkan kata orang,” ujar seorang Jurnalis yang hadir diacara itu tanpa undangan.

Sehingga menurutnya, data rekan media khususnya yang liputan Kota Tegal banyak yang tidak tercantum atau terdata atau tidak diundang.

“Namun banyak juga justru yang datang rekan media dari luar kota, seperti dari Kabupaten Tegal dan Brebes,” tambahnya.

Padahal menurut Jurnalis yang hadir tadi, kalau bicara anggaran, KPU disetiap daerah sudah dianggarkan untuk sosialisasi di masing-masing daerah tempat KPU berada.

Sikap diskriminatif, like and dislike dan tidak adanya kesungguhan dalam profesionalisme kerja KPU Kota Tegal itu dengan mendata Jurnalis liputan Kota Tegal diduga berdasarkan hanya informasi dari wartawan yang dianggap kemitraannya, maka terjadilah daftar data Jurnalis yang tidak sesuai harapan misi KPU Kota Tegal untuk sosialisasi Pemilu 2024 di wilayah Kota Tegal sendiri.

“Apa KPU Kota Tegal ingin agar sosialisasinya sampai keluar Kota Tegal? Toh disetiap daerah setiap KPU sudah dianggarkan untuk kegiatan didaerahnya masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan rekan Jurnalis liputan Kota Tegal yang hadir tanpa undangan tersebut, bahwa kalau panitia penyelenggara berharap agar dapat sisa anggaran penyelenggaraan acara, panitia tidak perlu diskriminatif terhadap beberapa Jurnalis liputan Kota Tegal.

“Toh setelah acara selesai saya masih melihat banyak juga anggaran yang tersisa,” katanya.

Divisi Sosdiklih dan Parmas SDM KPU Kota Tegal Thomas Budiono saat di konfirmasi mengatakan dirinya mengundang wartawan sesuai dengan daftar yang ada di KPU Kota Tegal saja.

Jadi nantinya jika ada wartawan yang hadir diluar undangan mohon maaf menunggu anggaran sisa atau menggantikan tamu undangan yang tidak bisa hadir baru mendapatkan uang transportasinya,imbunya.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan kegiatan Gathering Bersama Akademisi, Organisasi Kemasyarakatan dan Media telah mengundang sesuai list daftar peserta yang diundang sebanyak 57 surat undangan antara lain terdiri dari Rektor Universitas Pancasakti, Direktur Politeknik Harapan Bersama, Poltek Muhammadiyah Tegal, Ketua STMIK Tegal, Direktur LP3i dan Ketua Bawaslu Kota Tegal,Ormas Keagamaan dan puluhan awak media baik Radio, TV, Cetak dan Online.