IHSG Bertahan di 7.940 di Tengah Gejolak Global, Sektor Energi dan Industri Menguat

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 3 Maret 2026 21:48 WIB dengan kategori Ekonomi Mirae Asset dan sudah 164 kali ditampilkan

MIRAE ASSET - TERKININEWS.COM - Melanjutkan pola pelemahan di hari sebelumnya, IHSG ditutup turun 0,96% ke level 7.940. Tekanan indeks juga di pengaruhi oleh gejolak konflik Timur Tengah yang kian melebar, pelemahan saham AMMN (-6,50%), BREN (-2,57%), dan TPIA (-2,51%) turut menahan laju penguatan.

Tercatat 343 saham menguat dan 347 saham melemah. IHSG -77,1 point (-0,96%) ke level 8.940 dan LQ45 -6,9 poin (-0,85%) ke level 806

Sectoral Return:
-    IDXBASIC -3,85%
-    IDXCYCLIC -1,05%
-    IDXENERGY +0,24%
-    IDXFINANCE -0,15%
-    IDXHEALTH -0,35%
-    IDXINDUST +0,58%
-    IDXINFRA -0,86%
-    IDXNONCYC -0,09%
-    IDXPROPERT -0,87%
-    IDXTECHN -0,67%
-    IDXTRANS -2,10%

USD/IDR +37,1 poin (+0,22%) terhadap Rupiah di angka 16.848

Saham yang ditutup menguat

-    RMKO ditutup menguat Rp145 (+25,00%) ke level Rp725 PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) berencana melakukan rights issue (PMHMETD) dengan menerbitkan maksimal 512 juta saham baru bernilai nominal Rp100 per saham, setara hingga 29,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Rencana ini akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB pada 8 April 2026.

-    GTSI ditutup menguat Rp46 (+17,16%) ke level Rp314 PT GTS Internasional Tbk (GTSI) melihat peluang di tengah krisis energi global akibat konflik AS–Israel melawan Iran yang berdampak pada jalur distribusi minyak di Selat Hormuz. GTSI bersiap menambah kapasitas armada kapal untuk memanfaatkan peluang tersebut.

-    SMAR ditutup menguat Rp525 (+9,63%) ke level Rp5.975 PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) mencatatkan laba bersih Rp2,58 triliun sepanjang 2025, melonjak 102,19% YoY. Penjualan bersih SMAR mencapai Rp86,94 triliun, tumbuh 10,28% YoY.

Saham yang ditutup melemah

-    UNVR ditutup melemah Rp170 (-7,55%) ke level Rp2.080 PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menyelesaikan penjualan bisnis teh SariWangi pada 2 Maret 2026.Bisnis tersebut dijual kepada PT Savoria Kreasi Rasa, pihak non-afiliasi, berdasarkan perjanjian tertanggal 6 Januari 2026 dengan nilai transaksi sebesar Rp1,5 triliun.

-    JSMR ditutup melemah Rp140 (-3,88%) ke level Rp3.460 PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan pendapatan total Rp29,89 triliun sepanjang 2025 turun 5,87% YoY. Laba bersih perseroan juga ikut turun 19,27% YoY menjadi Rp3,65 triliun.