OJK Kepri Perkuat Literasi Keuangan Perempuan Melalui Program SICANTIKS
BATAM - TERKININEWS.COM - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui pemberdayaan perempuan guna meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan keluarga serta membentengi masyarakat dari ancaman investasi ilegal dan pinjaman online ilegal menjelang Hari Raya Lebaran.
Upaya tersebut dilakukan melalui program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah) yang diselenggarakan bersama Tim Penggerak (TP-PKK) PKK Kota Batam dan Ikatan Istri Pegawai Otoritas Jasa Keuangan (IIPOJK) di Aula Engku Putri Kantor Walikota Batam, Rabu (11/3).
Kegiatan edukasi tersebut dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Ketua Bidang III PKK Kota Batam Nurul Iswahyuni, serta Ketua IIPOJK Kepri Marina Anggun Olivani dan diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari TP-PKK Kota Batam dan anggota IIPOJK Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Sinar Danandjaya menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Menurutnya, ibu rumah tangga kerap menjadi pengelola utama keuangan keluarga sehingga pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan yang legal menjadi sangat penting.
“Ibu yang cerdas secara finansial merupakan benteng pertama keluarga. Sebagai ‘Menteri Keuangan’ rumah tangga, pemahaman terhadap produk keuangan yang legal dan sesuai kebutuhan menjadi kunci agar anggaran keluarga tidak terjebak pada investasi ilegal maupun praktik keuangan yang merugikan,” ujar Sinar.
Sinar juga menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan kinerja yang positif. Hingga periode terakhir, pembiayaan perbankan syariah di Kepulauan Riau tercatat tumbuh 12,13 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 9,66 persen. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah di daerah tersebut meningkat 15,19 persen (yoy), melampaui pertumbuhan nasional yang tercatat sebesar 10,19 persen, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) yang tetap terjaga pada level 1,35 persen.
Di sisi lain, OJK juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penawaran pinjaman online ilegal yang biasanya meningkat selama Ramadan. Hingga Desember 2025, OJK Kepulauan Riau menerima sekitar 280 laporan terkait pinjol ilegal serta ribuan laporan dugaan penipuan (scam). Secara nasional, Satgas PASTI telah menghentikan operasional ribuan entitas keuangan ilegal sepanjang 2025, dan pada awal 2026 kembali menutup 953 entitas ilegal.
“Selama Ramadan biasanya muncul berbagai penawaran dana cepat melalui pinjol ilegal. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para ibu sebagai pengelola keuangan keluarga, agar tidak terjebak pada kebutuhan konsumtif sesaat dan selalu menggunakan layanan keuangan dari lembaga yang berizin resmi,” kata Sinar.
Selain itu, OJK juga mengingatkan masyarakat untuk memahami risiko produk investasi, termasuk pada produk berbasis emas. Hingga Februari 2026, pengelolaan emas oleh lembaga jasa keuangan seperti Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) tercatat mencapai 153,05 ton. OJK mengingatkan bahwa produk Tabungan Emas saat ini belum dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga masyarakat perlu memahami karakteristik dan risikonya sebelum bertransaksi.
Kegiatan edukasi dalam program SICANTIKS menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas berbagai aspek pengelolaan keuangan keluarga, mulai dari perencanaan keuangan rumah tangga, perlindungan konsumen, hingga pemanfaatan produk keuangan syariah dan pembiayaan produktif bagi perempuan.
Melalui program SICANTIKS, OJK berharap para ibu di Kota Batam semakin memahami pengelolaan keuangan keluarga secara bijak, memanfaatkan produk keuangan syariah yang legal, serta memiliki kemampuan untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai risiko keuangan ilegal.
***
Informasi lebih lanjut:
Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya;
Telp. (0778) 468996 dan (0778) 468997.



