Arus Balik Lebaran 2026 Capai Rekor Sejarah, Korlantas Polri Gelar Penanganan Berkelanjutan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 27 Maret 2026 20:34 WIB dengan kategori Brebes dan sudah 220 kali ditampilkan

BREBES - TERKININEWS.COM -  Pergerakan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 telah mencatatkan rekor baru sebagai yang paling tinggi sepanjang sejarah transportasi nasional. Hal itu disampaikan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, saat melakukan peninjauan langsung situasi arus balik di Pos Terpadu Pejagan, Kabupaten Brebes, pada sore hari Kamis (26/03/2026).
 
Dalam kunjungan tersebut, Irjen Agus ditemani oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra serta Kepala Kepolisian Resor Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah, dengan fokus memantau titik pertemuan arus kendaraan arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang menjadi salah satu zona krusial.
 
Analisis data yang diterbitkan Korlantas menunjukkan lonjakan volume kendaraan yang signifikan. Arus mudik tahun ini tumbuh sebesar 4,65% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Sementara itu, arus balik melonjak tajam hingga 14,68% pada rentang waktu yang sama.
 
"Kita sedang menghadapi puncak arus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Meskipun Operasi Ketupat resmi ditutup pada tengah malam hari ini (00.00 WIB), data menunjukkan sekitar 36% kendaraan pemudik masih dalam perjalanan menuju Jakarta dan sekitarnya. Oleh karena itu, kami akan terus menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas melalui Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD)," jelas Irjen Pol Agus Suryonugroho dengan tegas.
 
Di tengah kondisi tersebut, Polri mencatatkan prestasi positif dalam hal keselamatan jalan raya. Kakorlantas mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang menghasilkan penurunan angka kematian akibat kecelakaan hingga 30,3% dan penurunan jumlah kejadian kecelakaan sebesar 5% dibanding tahun lalu.
 
Mengakui posisi Brebes sebagai titik persinggahan dan pertemuan arus kendaraan yang strategis, Kakorlantas memberikan arahan khusus kepada Kapolres Brebes untuk menjaga kesiagaan personel baik di ruas tol maupun jalan arteri utama.
 
"Saya mohon perhatian penuh kepada Pak Dirlantas Jateng dan Pak Kapolres Brebes untuk fokus pada area sekitar rest area dan titik-titik yang rawan kemacetan. Pastikan tim urai kemacetan tetap siap bergerak untuk membantu masyarakat, terutama pemudik yang mungkin mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang," tambahnya.
 
Kakorlantas juga mengingatkan masyarakat untuk tetap bersabar dan mematuhi petunjuk petugas, terutama karena diperkirakan akan diterapkan langkah rekayasa lalu lintas seperti sistem One Way atau Contra Flow secara adaptif pada tanggal 28 Maret mendatang, yang diprediksi menjadi gelombang kedua puncak arus balik.
 
Menurut keterangan resmi, berdasarkan proyeksi total arus balik sebanyak 3,4 juta kendaraan, hingga saat ini masih tersisa sekitar 36% yang belum mencapai tujuan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan kepadatan kendaraan di beberapa segmen Tol Trans Jawa masih cukup tinggi.
 
Untuk mengatasi hal tersebut, Korlantas Polri menerapkan sejumlah langkah teknis di titik-titik krusial, antara lain sistem contra flow di sekitar rest area untuk memastikan kelancaran aliran kendaraan arah barat. Selain itu, di KM 70 juga dioptimalkan satu hingga dua lajur contra flow untuk menampung volume kendaraan dari arah Trans Jawa yang saat ini tercatat padat namun tetap dapat mengalir dengan lancar.
 
Kakorlantas menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli menyeluruh dari wilayah Brebes hingga Jawa Barat untuk memastikan penanganan arus balik berjalan sesuai target. Seluruh upaya manajemen lalu lintas ini dilakukan dengan tujuan utama menjamin kenyamanan dan keselamatan setiap pemudik.
 
"Kami akan terus mengoptimalkan berbagai strategi rekayasa agar perjalanan semua orang tetap lancar dan aman sampai tujuan akhir," tutupnya. (Sholeh)