Li Claudia Candra dan Kapolresta Barelang Dinilai Humanis Tangani Kasus Pasir Ilegal
BATAM - TERKININEWS.COM -
Pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pengambilan pasir ilegal di kawasan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandara Bandara Hang Nadim pada 29 April 2026 memantik berbagai reaksi publik, khususnya dari masyarakat perantau asal Indonesia Timur di Kota Batam.
Salah seorang tokoh pemuda Indonesia Timur, Simeon Senang, mengimbau seluruh pihak agar tidak memperkeruh situasi maupun memperluas persoalan hingga menyeretnya ke isu rasialisme. Menurutnya, persoalan tersebut telah selesai dan tidak perlu lagi diperpanjang.
“Kalau masih ada pihak-pihak tertentu yang terus menyoalkan hal ini, patut dipertanyakan apa motif di baliknya. Kita harus mendukung program-program Pemerintah Kota Batam. Namun, apabila ada hal-hal yang perlu dikritisi, tetap dilakukan dengan cara yang elegan dan konstruktif, karena Batam adalah rumah kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Willy Goran menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batam.
Ia juga menilai Kapolresta Barelang telah menunjukkan pendekatan humanis dengan berkoordinasi langsung bersama Li Claudia Candra dalam menangani masyarakat yang terlibat dalam aktivitas pengambilan pasir ilegal tersebut.
Salah satunya dialami Alex, pria asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sempat menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Dampak dari viralnya video tersebut membuat Alex kehilangan pekerjaannya sebagai petugas keamanan di Perumahan Cipta Regency. Namun, melalui fasilitasi yang dilakukan, Alex kini mendapatkan kesempatan bekerja di lingkungan Ditpam BP Batam.
Di hadapan Kapolresta Barelang, Alex mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Kapolresta Barelang serta Li Claudia Candra yang dinilainya telah menggunakan hati nurani untuk membantu masyarakat kecil.
“Ada hikmah di balik semua ini,” ujar Alex dengan suara bergetar penuh haru.

