Tiga Tahun Dana DKTM Belum Dibayar >> Kades Penuba Tuntut Perusahaan Bayar Segera

Diterbitkan oleh pada Selasa, 24 November 2009 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.166 kali ditampilkan

LINGGA - Dana Kepedulian Terhadap Masyarakat (DKTM) yang seharusnya dibayar perusahaan yang telah mengambil isi perut bumi di desa Pebuba kecamatan Lingga untuk pembangunan tempat dimana perusahaan beroperasi belum juga dibayarkan, Kades Penuba ber
LINGGA - Dana Kepedulian Terhadap Masyarakat (DKTM) yang seharusnya dibayar perusahaan yang telah mengambil isi perut bumi di desa Penuba kecamatan Lingga untuk pembangunan tempat dimana perusahaan itu beroperasi belum juga dibayarkan, Kades Penuba bersama warga menuntut dibayarkan segera.

PT. Telaga Bintan Jaya yang telah beroperasi di desa Penuba sekitar 3 tahun silam ternyata belum sedikitpun menyetor dana DKTM kepada masyarakat desa Penuba sebagai pihak yang berhak atas dana itu.

Kepala desa Penuba Dwi Abdi menyampaikan kepada terkininews.com "ini ada surat yang telah dikirimkan ke kami ternyata ini sebuah pembohongan karena didalam surat yang disampaikan kepada kami ini tepatnya pada poin 1 telah disekapakati antara ketua RT dan RW, BPD serta pemuka masyarakat bahwa dana DKTM yang akan dibayarkan kepada masyarakat sebanyak Rp.1.000/ton setelah dikurangi kadar air, ini sungguh pembohongan karena setelah kami tanyakan kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam surat ini ternyata tidak benar ada kesepakatan tersebut," ujar Dwi menjelaskan.

Surat perusahaan yang bernomor : 93/TBJ/X/2009 yang ditujukan kepada ketua TIM DKTM Desa Penuba tertanggal 28 Oktober 2009.

Intinya kami menolak dana DKTM yang dianggarkan Rp.1.000/ton dari PT. TBJ tersebut, karena ini sungguh sangat merugikan masyarakat desa Penuba. Sekedar diketahui saja kami mempunyai salinan fotocopy perda kabupaten Bintan tentang penambangan untuk bauksit saja dana DKTM yang harus dibayar ke masyarakat Rp.5.000/ton. Masak di diberi cuma seribu saja, papar Dwi semangat.

Perusahaan selama 3 tahun beroperasi telah mengekspor 19 kali dan belum sekalipun dana DKTM yang kami rasakan.

Kades Penuba bersama beberapa orang warganya dan ketua tim DKTM desa Penuba akan menjumpai bupati terkait belum jelasnya dana DKTM ini.***