Mahasiswa Tak Boleh Memihak
TANJUNGPINANG -Perang statement atau aksi dukung-mendukung oleh berbagai organisasi kerap muncul di saat Pemilukada. Namun, mahasiswa sebagai kaum intelektual tidak melakukan hal serupa untuk menjaga keidealisannya.
TANJUNGPINANG -Perang statement atau aksi dukung-mendukung oleh berbagai organisasi kerap muncul di saat Pemilukada. Namun, mahasiswa sebagai kaum intelektual tidak melakukan hal serupa untuk menjaga keidealisannya.
Demikian ungkap Danny, mahasiswa Fisip Umrah belum lama ini kepada terkininews.com. Dia menyebutkan gerakan mahasiswa tidak boleh memihak ketika berbicara tentang pencalonan atau penentuan pilihan kepada salah satu pasangan calon yang bertarung dalam Pemilukada.
Mahasiswa asal kabupaten Lingga ini mengungkapkan mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam pencerdasan politik masyarakat, tetapi bukan berarti mahasiswa bisa terlibat secara aktif dan aktivitas politik.
"Mahasiswa adalah kaum intelektual jadi saya berharap kelompok mahasiswa ya tidak melakukan dukungan kepada salah satu calon nantinya," kata Danny.

