Di Duga Memalsukan Visa 18 WNA Asal Bangladesh Di Amankan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Ahad, 18 April 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 637 kali ditampilkan

BATAM - Karena terlihat mencurigakan 18 WNA asal Bangladesh diamankan oleh petugas Imigrasi khusus I Batam, mereka di tangkap petugas setelah mendarat di Bandara Hang Nadim Batam menggunakan pesawat Batavia Air.
BATAM - Karena terlihat mencurigakan 18 WNA asal Bangladesh diamankan oleh petugas Imigrasi khusus I Batam, mereka di tangkap petugas setelah mendarat di Bandara Hang Nadim Batam menggunakan pesawat Batavia Air.

Imigran-imigran ini dilengkapi paspor yang kesemuanya masih berlaku. Namun, imigrasi curiga dengan visa yang mereka gunakan

"Kami menduga mereka memalsukan visa, makanya kami amankan, apalagi gerak geriknya mencurigakan," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Imigrasi Kelas I Batam Yudi.

Petugas imigrasi Batam pun memeriksa satu per satu imigran ini. Hasilnya, ternyata mereka berangkat langsung dari Surabaya ke Batam. Sementara, tidak ada penerbangan langsung dari Bangladesh ke Surabaya

Setelah diperiksa petugas imigrasi Batam di Bandara Hang Nadim, imigran yang semuanya laki-laki itu dibawa ke Kantor Imigrasi Batam Centre untuk diperiksa intensif. Termasuk tujuan mereka ke Batam. Meski imigran ini tidak mau buka mulut, namun besar dugaan, Batam dijadikan tempat transit imigran ini sebelum mendapat suaka ke negara ketiga, salah satunya Australia

Masuknya 18 imigran gelap asal Bangladesh tersebut, menambah panjang daftar imigran gelap di rumah detensi Imigrasi Kepri. Saat ini, ada sekitar 165 imigran gelap yang menghuni rumah detensi itu. Mereka berasal dari berbagai negara, antara lain Afghanistan, Bangladesh, Irak, Sri Lanka, Vietnam dan beberapa negara lainnya.