Misdar Murni, Sejak SD Mulai Menulis
Sebagian orang mungkin merasa tidak berbakat untuk menjadi penulis, tetapi yakin dan percayalah teori bakat menjadi terbantahkan ketika melihat kegagalan penulis-penulis buku dan novel sukses hingga difilmkan.
Sebagian orang mungkin merasa tidak berbakat untuk menjadi penulis, tetapi yakin dan percayalah teori bakat menjadi terbantahkan ketika melihat kegagalan penulis-penulis buku dan novel sukses hingga difilmkan.
Barangkali itulah yang melatarbelakangi Misdar Murni cerpenis asal kota Padang yang kini menetap di Tanjungpinang bersama rekannya R. Asda Murni membukukukan cerpennya yang bertajuk Cinta Sebatas Gerbang.
Menurut wanita kelahiran 2 Februari ini telah dilakoninya sejak SD dan dia pun menyadari menulis adalah sebuah proses yang pada akhirnya telah membuat dirinya bisa menulis cerpen dan membukukannya.
Seperti penulis-penulis lain, dia mengandalkan topik cinta sebagai ide utama cerpen-cerpennya. "Ya saya masih mengandalkan topik cinta dalam menulis cerpen," aku perempuan yang biasa dipanggil Miem ini.

