Membenahi Kualitas Pendidikan Melalui Tangan Guru
Masih melekat di benak kita bagaimana negara tetangga kita, Malaysia harus mengimpor guru dari Indonesia untuk memajukan pendidikan di sana.
Masih melekat di benak kita bagaimana negara tetangga kita, Malaysia harus mengimpor guru dari Indonesia untuk memajukan pendidikan di sana. Ini merupakan suatu bukti betapa majunya pendidikan Indonesia saat itu. Namun yang terjadi beberapa puluh tahun kemudian hal yang sebaliknya. Pelajar Indonesia lah yang kini beralih mencari ilmu disana.
Melalui momentum Hardiknas 2 Mei 2010, marilah sejenak kita merenungkan pendidikan bangsa ini yang bapaknya adalah seorang guru bangsa yaitu Ki Hajar Dewantara. Semboyan pendidikan yang dilontarkan beliau Tut Wuri Handayani yang artinya yang di depan memberikan contoh, seharusnya mampu mebuat dunia pendidikan kita menjadi semakin terdepan.
Menurut penulis, Tut Wuri Handayani menekankan pada guru yang berfungsi sebagai pengajar sekaligus pendidik. Filosofi pendidikan di Indonesia telah menempatkan posisi dan fungsi guru sedemikian rupa. Guru di Indonesia bukan hanya sekadar tenaga pengajar yang mentransferkan ilmunya kepada anak

