Memilah Lalu Menyoblos
Sebentar lagi tepatnya Rabu (26/05/10) masyarakat Propinsi Kepulauan Riau akan memilih salah satu dari tiga pasangan Cagubkepri-Cawagubkepri dalam pesta demokrasi lokal bernama Pemilukada.
Sebentar lagi tepatnya Rabu (26/05/10) masyarakat Propinsi Kepulauan Riau akan memilih salah satu dari tiga pasangan Cagubkepri-Cawagubkepri dalam pesta demokrasi lokal bernama Pemilukada. Dari proses Pemilukada Kepulauan Riau yang telah dijalani tahapan demi tahapan ada harapan besar akan lahirnya perubahan, namun perubahan itu tentunya tidak akan datang dengan sendirinya. Perlu ada aksi konkrit antara masyarakat yang memilih dan calon penguasa yang akan dipilih.
Nah, melalui momentum Pemilukada Kepulauan Riau inilah kesempatan emas bagi masyarakat yang telah diberikan mandat penuh untuk memilih siapa yang layak untuk menakhodai Kepulauan Riau lima tahun ke depan dalam menggunakan hak pilihnya. Tentunya, tidak asal pilih. Perlu dipilah lalu cobloslah, sehingga keseriusan kita untuk memilih dapat mengantarkan kehidupan kita jauh lebih baik dan jauh lebih sejahtera.
Ada banyak cara yang mengantarkan kita menjadi pemilih yang cerdas dengan memilah sebelum mencoblos. Jangan pernah berpikir negatif dulu terhadap pasangan calon yang ada karena begitulah pilihan politik. Pilihan politik itu selalu minus. Artinya, dapat dipastikan semua pasangan calon memiliki kekurangan, namun bukan berarti ini dijadikan alasan kepada kita untuk menjadi Golput.
Terlepas Golput juga merupakan pilihan politik, tapi alangkah lebih baiknya kita memiliki kontribusi pada Pemilukada Kepri ini dengan datang ke TPS dan sudah mempertimbangkan dari sekarang siapa figur yang akan kita pilih dengan mengetahui visi-misinya serta siapa diantara mereka yang memiliki kekurangan yang paling sedikit. Itulah yang kemudian yang kita pilih. Lalu, jangan lupa kita closing dengan doa semoga figur yang kita pilih itu terpilih dan bisa mengantarkan Kepulauan Riau lebih maju dan menyejahterakan masyarakatnya.
Bagaimana Memilahnya?
Persoalannya, bagaimana kita bisa memilahnya, sementara kita tidak pernah kenal secara dekat apalagi mendalam dengan masing-masing figur? Secara sederhana, kita bisa melakukan dengan beragam pendekatan. Pertama, mengetahui profil dan latar belakang masing-masing pasangan calon. Kedua, melalui visi-misinya yang dituangkan dalam beberapa program dan biasanya dapat dilihat dari berbagai bidang seperti pemerintahan, pendidikan, kesehatan, kependudukan, hukum dan keamanan, politik, ekonomi, investasi, infrastruktur, teknologi dan agrobisnis.
Kedua hal di atas bisa kita lihat dan dijadikan patokan sebelum kita menentukan pilihan. Untuk hal yang pertama yakni tentang profil dan latar belakang pasangan Cagubkepri, mungkin kita tidak perlu meragukan lagi soal latar belakang dan pengalaman ketiga pasangan calon yang ada sebab mereka semua memiliki latar belakang kepemimpinan yang matang terbukti dengan terlibatnya mereka diberbagai organisasi nasional dan kedaerahan bahkan pengalaman menjadi kepala daerah di tingkat kabupaten atau kota maupun anggota parlemen serta birokrasi telah meyakinkan masyarakat bahwa mereka memang layak untuk dipilih.
Memang tidak ada yang istimewa sebenarnya dengan visi-misi sebab tak jarang visi-misi yang dibuat hanya untuk memenuhi persyaratan seperti yang telah diamanahkan oleh aturan main yang ada dalam Pemilukada. Terlepas dari serius atau tidaknya pasangan calon yang ada dalam menyusun visi-misinya sebelum menentukan pilihan dan mencoblos di TPS nanti ada baiknya memang kita memperhatikan visi-misi tersebut sebagai bahan pertimbangan kita untuk memilih atau mencoblos.
Dalam hal ini, ketiga pasangan Cagubkepri-Cawagubkepri telah menyampaikan visi-misinya pada rapat atau sidang paripurna DPRD Kepulauan Riau Senin (10/05/10) di Gedung Gurindam Jiwa beberapa waktu yang lalu. Secara sengaja salah seorang anggota DPRD Kepulauan Riau yang telah penulis anggap sebagai teman memberikan hardfile visi-misi ketiga pasangan calon kepada penulis sehingga bisalah kita membedahnya secara bersama-sama.
Kita mulai secara berurutan. Dimulai dengan pasangan nomor satu, Nyat Kadir

