PAHAM-J2SK Sosialisasikan HAM di SMAN 4 Tanjungpinang
"TANJUNGPINANG -Kisah ancaman siswa SMAN 4 Tanjungpinang terhadap seorang guru di sekolah yang dipimpin Raja Rukiyati ini mungkin belum bisa dilupakan begitu saja oleh masyarakat Tanjungpinang. "
TANJUNGPINANG -Kisah ancaman siswa SMAN 4 Tanjungpinang terhadap seorang guru di sekolah yang dipimpin Raja Rukiyati ini mungkin belum bisa dilupakan begitu saja oleh masyarakat Tanjungpinang.
Itulah salah satu hal yang melatarbelakangi PAHAM Tanjungpinang dan Jaringan Jurnalis Sekolah dan Kampus (J2SK) memberikan sosialisasi HAM kepada siswa-siswi SMAN 4 Tanjungpinang.
Menurut Sukiman, Ketua PAHAM Tanjungpinang menyebutkan kegiatan ini telah dilakukan di berbagai sekolah dengan tujuan untuk memberikan batasan-batasan HAM itu apa saja sehingga bisa dipahami oleh siswa. "Sekarang siswa sudah cukup cerdas, terkadang guru terpojokkan dan menjadi bulan-bulanan bagi murid, inilah kondisi yang kami perhatikan saat ini," kata Sukiman.
Sementara itu, terpisah, Raja Dachroni, Presidium Jaringan Jurnalis Sekolah dan Kampus (J2SK) mengatakan kegiatan sosialisasi HAM sangat perlu dilakukan karena HAM itu tidak hanya milik siswa, tetapi juga milik guru.
"Untuk di Tanjungpinang ada sepuluh sekolah yang menjadi target J2SK dan PAHAM, nanti rencananya kita akan membuat seminar terkait masalah guru, murid dan keluarga dalam mendidik pelajar di Tanjungpinang," kata Dachroni.
Ditambahkannya, selama ini guru selalu disalahkan padahal harus ada kesapahaman sejauh tindakan represif yang dilakukan oleh guru di sekolah itu merupakan upaya pembinaan dan untuk mengembangkan potensi pelajar tentunya sah-sah saja.
"Jadi seluruh elemen yang terkait dengan masalah ini harus saling bekerjasama seperti sekolah, guru, orangtua dan pemerintah daerah harus duduk bersama, jangan sampai kejadian terjadi baru diambil langkah," tutup Dachroni yang juga Pimpinan Redaksi Tabloid Suara Mahasiswa dan portal situs berita terkininews.com ini.

