UNESCO Prihatin Kondisi Demokrasi di Indonesia.

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 10 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 998 kali ditampilkan

BATAM - Kondisi pendewasaan demokrasi di Indonesia mulai mengundang keprihatinan dunia. Keprihatinan ini dinilai dari banyaknya masalah-masalah pesta demokrasi pemilihan umum yang kerap berujung masalah keabsahan dalam prosesnya.
BATAM - Kondisi pendewasaan demokrasi di Indonesia mulai mengundang keprihatinan dunia. Keprihatinan ini dinilai dari banyaknya masalah-masalah pesta demokrasi pemilihan umum yang kerap berujung masalah keabsahan dalam prosesnya. Ini di ungkapkan Arya Gunawan, Penanggung Jawab Pengembangan Media United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) saat bertemu wartawan di Batam dalam agenda Diskusi Media yang membahas mengenai Peluang Kecurangan dalam Pemilihan Umum Lewat Teknologi Informasi, Sabtu, (10/7).

Menurut Arya peran media sangat penting untuk melakukan pemberontakan terhadap upaya kelompok-kelompok kepentingan yang mencoba mengangkangi semangat demokrasi di negeri Indonesia.

"Media berperan besar untuk memberikan masukan kepada masyrakat jika ditemukan kejanggalan dalam proses pemilihan umu, dan fakta harus di ungkap demi terwujudnya demokrasi yang diharapkan bangsa kita ini," kata Arya bersemangat.

Oleh sebab itu, UNESCO yang terus bergerak mengembangkan pemahaman mendasar terutama dari sisi media, Lanjut Arya akan terus memberikan pendidikan mengenai celah-celah penyampaian informasi yang benar dan cukup tepat untuk diketahui masyarakat bagi wartawan selaku penyampai informasi.

Dalam agendanya kali ini, UNESCO mengajak pakar Informasi Teknologi (IT) dari Yayasan Nurul Fikri yakni Rusmanto Maryanto selaku Direktur yayasan uutnuk membebeberkan tehnik dan celah peluang kecurangan dalam pemilihan umum lewat teknologi informasi.

Semoga ini dapat bermanfaat bagi wartawan di Batam agar dapat menyajikan informasi yang lengkap dan lugas kepada masyarakat," Harap Arya.