SP3 Jangan "Nganggur"
BINTAN -Sarjana penggerak pembangunan perdesaan (SP3) yang telah dibina dan dilatih oleh Dispora Propinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu memberdayakan masyarakat desa dengan program-program pemberdayaan masyarakyat desa.
BINTAN -Sarjana penggerak pembangunan perdesaan (SP3) yang telah dibina dan dilatih oleh Dispora Propinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu memberdayakan masyarakat desa dengan program-program pemberdayaan masyarakyat desa.
Belajar dari program SP3 yang lain di kabupaten dan kota di Propinsi Kepulauan Riau belum semuanya SP3 yang bergerak sesuai dengan harapan. Sebagian lebih mengejar honorarium, tetapi ada juga sebagian bergerak sesuai dengan yang diharapkan.
Ramli (54) salah seorang masyarakat desa di Bintan mengatakan di desanya SP3 hanya rajin ketika pertama-tama saja program ini diluncurkan dan jarang sekali turun ke desa. Dia mengharapkan untuk SP3 angkatan 21 ini tidak demikian.
"Ya untuk SP3 tahun kemarin cukup banyak yang jarang masuk," kata Ramli. Dia berharap SP3 bergerak sesuai dengan apa yang diharapkan tidak 'nganggur'.

