Mahasiswa Pertanyakan Anggaran Pemilukada KPU Kepri 45 M

Diterbitkan oleh Shofi pada Senin, 12 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.045 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG -Penyelenggaraan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau masih menyisakan beragam persoalan. Salah satu diantaranya adalah penggunaan anggaran 45 Milyar. Bahkan rencananya melalui APBD-P akan ditambah beberapa milyar lag
TANJUNGPINANG -Penyelenggaraan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau masih menyisakan beragam persoalan. Salah satu diantaranya adalah penggunaan anggaran 40 Milyar. Bahkan rencananya melalui APBD-P akan ditambah beberapa milyar lagi untuk KPU Kepri.

Menanggapi hal ini, Humas KAMMI Daerah Kepulauan Riau, Nurul Azizah mengungkapkan KPU Kepri harus diaudit dan hasilnya harus diumumkan transparan. "Rasa-rasanya soal anggaran ini isu yang menarik untuk disorot sebab selama ini sepertinya senyap-senyap saja," kata Nurul Azizah yang juga mahasiswi jurusan bahasa Inggris STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang.

Terpisah, Ketua KPU Kepulauan Riau belum bisa menanggapi banyak hal ini. Menurutnya, saat ini sedang dilakukan proses pengumpulan data soal penggunaan anggaran. "Dari anggaran yang kita usulkan 45 Milyar tapi yang baru cari ke kita itu sebanyak 40 milyar mungkin pada APBD-P akan keluar lagi tapi tak sampai 5 milyar," kata Den Yealta.

Dia belum bisa merinci apakah anggaran Pemilukada Kepri untuk satu putaran itu ada sisa atau tidak, sebab pada pelaksanaan Pemiluka Kepri tahun 2005 ada anggaran sisa dan dikembalikan KPU Kepulauan Riau. "Kita belum bisa merincinya," tambah Den Yealta.

Kendati demikian, KPU Kepulauan Riau tidak menggunakannya untuk operasional ditubuh KPU propinsi sendiri, tapi didistribusikan juga ke kabupaten dan kota yang ada. Paling besar yang mendapatkan dana Pemilukada adalah kota Batam sebanyak 8 Milyar dan paling sedikit kota Tanjungpinang 2,8 Milyar.

Untuk kabupaten yang lainnya mendapatkan 3 Milyar hingga 4 Milyar. "Karena awalnya kita usulkan 45 Milyar ke Pemprop, nanti mungkin akan keluar sekitar 2 sampai 3 Milyar lagi tapi semuanya tetap akan kita pertanggungjawabkan karena saat ini kita juga akan melunasi pembayaran dengan pihak-pihak yang lainnya," jelas Den Yealta.