Dirut Mandiri: 2020, Ekonomi RI 7 Besar Dunia
Bank terbesar di Tanah Air, PT Bank Mandiri Tbk optimistis ekonomi Indonesia akan terus melaju kencang mengikuti pertumbuhan ekonomi China dan India
Bank terbesar di Tanah Air, PT Bank Mandiri Tbk optimistis ekonomi Indonesia akan terus melaju kencang mengikuti pertumbuhan ekonomi China dan India. Bahkan, Mandiri berkeyakinan kekuatan ekonomi Indonesia akan sangat menentukan dunia sepuluh tahun lagi.
"Pada 2020, kami perkirakan kekuatan ekonomi China akan menjadi nomor satu dunia," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di Jakarta, Kamis malam, 29 Juli 2010.
Sedangkan, produk domestik bruto (PDB) Indonesia akan berada di posisi tujuh besar dunia. Itu meningkat jauh dari posisi PDB Indonesia saat ini di kisaran 17 besar dunia sehingga Indonesia masuk dalam forum G-20, yakni forum bagi 20 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
"Saya yakin posisi ketujuh bisa tercapai karena pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup tinggi sekitar 6-7 persen per tahun, sedangkan negara-negara besar lain hanya 2 persenan," kata Zaini kepada VIVAnews seusai pertemuan.
Dia berkeyakinan ekonomi Indonesia bisa tumbuh tinggi lantaran memiliki sejumlah kekuatan, seperti kondisi demografi penduduk yang lumayan besar, serta prosentase penduduk dengan usia produktif yang cukup tinggi.
Sekarang ini, pandangan dunia tengah berkiblat ke Asia. China dan India kini menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi dunia karena tumbuh rata-rata 9-10 persen per tahun.
Bahkan, saking tingginya pertumbuhan ekonomi China, bank-bank negeri Tirai Bambu tersebut kini sudah mengalahkan posisi bank-bank Amerika atau Eropa. Industrial and Commercial Bank of China kini menjadi bank terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar senilai US$224 miliar.
Bank Mandiri, kata dia, tentu juga tidak mau ketinggalan. Manajemen Mandiri menargetkan akan menempati posisi lima besar bank di Asean pada 2014. Itu berarti naik dua tingkat dari posisi tujuh pada saat ini.
"Empat tahun lagi, kami targetkan kapitalisasi pasar Mandiri menjadi Rp225 triliun atau naik hampir dua kali dari posisi sekarang Rp121 triliun."
Sedangkan, pada 2020, Mandiri berambisi menduduki posisi tiga besar di Asean. "Kami sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk mencapai target tersebut."

