Tak Bayar Gaji Karyawan, Pabrik Garmen Yee Woo di Demo
BATAM -Ratusan buruh pabrik PT. Yee Woo, perusahaan garmen yang berlokasi di kawasan industri Tunas, Batamcenter mendemo perusahaannya sendiri, karena gaji bulanan yang belum diterima.
BATAM -Ratusan buruh pabrik PT. Yee Woo, perusahaan garmen yang berlokasi di kawasan industri Tunas, Batamcenter mendemo perusahaannya sendiri, karena gaji bulanan yang belum diterima.
"Bayarkan gaji kami, dasar penjajah," teriak seorang buruh yang disambut hangat rekan-rekan pendemo lainnya, Sabtu (7/8).
Koordinator Demo yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, kelakuan perusahaan dengan tidak membayar gaji buruh dengan tepat selalu terjadi berulang kali. Aikibat pola tersebut, karyawan perusahaan tersebut banyak yang membuat hutang di lingkungan tempat tinggalnya.
"Bagaimana kami mau menjalani hidup dengan nyaman, jika perusahaan mempekerjakan kami dengan ketentuan yang ketat tanpa pengertian hak karyawan secara rutin," ujar pria yang diketahui menempati kost 3 X 4 di lingkungan perumahan Bida Asri itu kepada Terkini News.
Ceritanya, pembayaran gaji karyawan PT. Yee Woo dipastikan terlambat dan perusahaan selalu memberikan alasan yang tidak masuk akal. Perusahaan garmen tersebut mendapatkan buruh dari agen tenaga kerja (outsourcing), meski akitifitas kegiatannya adalah produksi. Dalam demo tersebut sempat terjadi ketegangan antara buruh dengan petugas keamanan PT Yee Woo yang tentu saja sesuai tugasnya membela manajemen perusahaan. Awalnya buruh yang melakukan demo sempat memaksa masuk ke perusahaan namun pihak keamanan perusahaan juga dengan persuasif mencoba menghalau dan hingga akhir demo, tidak ada terjadi insiden keributan.
Kepada wartawan, Joni, Manajer PT. Yee Woo mengakui adanya keterlambatan gaji para buruh perusahannya, namun kondisi itu bukan disengaja. dikatakannya, buruh pabrik garmen yang di ambil dari agen outsourcing itu bias amenerima gaji setiap tanggal 7 setiap bulannya, namun dikarenakan adanya keterlambatan pengiriman keuangan dari induk perusahaan di Singapura, maka pembayaran gaji ditunda hingga tanggal 10.
"Itu sudah kita sepakati semua kok," katanya.

