Rianto, MA: Terkenang Masa KKN
Sebelum menjadi dosen dan pembina KKN di STISIPOL Raja Haji, bapak dua orang anak ini ternyata memiliki cukup banyak pengalaman saat terjun langsung ke masyarakat ketika dia kuliah dulu.
Sebelum menjadi dosen dan pembina KKN di STISIPOL Raja Haji, bapak dua orang anak ini ternyata memiliki cukup banyak pengalaman saat terjun langsung ke masyarakat ketika dia kuliah dulu.
Baginya masa-masa terindah saat menjadi mahasiswa adalah ketika dia ditugaskan oleh kampusnya Universitas Andalas (UNAND) Padang untuk melakukan kuliah kerja nyata di salah satu desa di Sumatra Barat, Padang.
Dia yang saat itu diamanahkan untuk menjadi ketua kelompok mengaku senang bisa berkenalan dan tahu lebih dalam terkait budaya masyarakat Minang yang ada di desa tersebut.
Padahal, menurutnya selama dia kuliah dulu belum pernah terpikirkan untuk terjun ke masyarakat seperti itu hanya saja KKN lah yang membuat dia dan enam orang teman lainnya yang terdiri dari berbagai fakultas di UNAND terjun langsung untuk memberdayakan masyarakat.
"Selama KKN biasanya para mahasiswa itu menggunakan anggaran yang relatif besar jumlahnya, tetapi berbeda dengan kelompok kami dengan mengandalkan kekuatan jaringan dan bantuan sponsor cukup banyak kegiatan yang kami di desa waktu saya KKN dulu," kata Rianto.
Menurutnya, ada saat-saat yang membuat perasaan dan dirinya terkesan di kampung itu ketika dia dan kawan-kawannya kembali ke kampus. "Sekitar tiga bulan kami di kampung itu saat ingin pulang kembali ke kota Padang, cukup banyak masyarakat yang memberikan buah tangan kepada kami dan kami harus membawanya. Kami tidak mau membuat masyarakat tersinggung walaupun pada saat itu kami bingung mau membawa buah tangan sebanyak itu bagaimana," tambahnya.
Akan tetapi, dia mengatakan untungnya supir bus mengerti dan supir bus menyuruhnya dan kawan-kawan untuk mengangkut semua barang masuk dalam bus nanti ketika sampai di terminal akan di packing.
"Ya masukkan saja seluruh barang-barang yang ada ke bus nanti akan kita packing," kenang Rianto menirukan suara supir bus.
*)Dosen STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang

