Beasiswa Sandwich

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 20 September 2010 00:00 WIB dengan kategori Opini dan sudah 1.664 kali ditampilkan

"Sekilas tentang Sandwich Program Dikti Untuk mempersiapkan sumberdaya manusia Indonesia yang berkualitas dan memiliki daya saing internasional melalui pendidikan tinggi, pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga dosen perguruan ti"
Sekilas tentang Sandwich Program Dikti Untuk mempersiapkan sumberdaya manusia Indonesia yang berkualitas dan memiliki daya saing internasional melalui pendidikan tinggi, pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga dosen perguruan tinggi,hal ini dilakukan melalui berbagai cara, di antaranya melalui penyediaan beasiswa studi lanjut ke jenjang S2 dan S3, baik di dalam maupun ke luar negeri, untuk studi lanjut dosen ke luar negeri, Perintah Indonesia menyediakan beasiswa luar negeri dari dana APBN.

Mengingat bahwa upaya internasionalisasi kualitas berperan sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era globalisasi, sementara pada umumnya dosen Perguruan Tinggi Indonesia melanjutkan studi pada Program Pascasarjana di berbagai Perguruan Tinggi dalam negeri, maka diperlukan adanya upaya untuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk juga mengalami sendiri sistem pendidikan internasional.

Dalam upaya menambah wawasan dan memberikan pengalaman internasional tersebut, kepada para dosen tetap Perguruan Tinggi di Indonesia (negeri maupun swasta) yang sedang melaksanakan studinya di Program Pascasarjana dalam negeri, Pemerintah Indonesia menyediakan beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri atau pemagangan di berbagai perguruan tinggi/institusi riset luar negeri yang terkemuka. Melalui program ini, diharapkan wawasan internasional para peserta akan tercapai dan kualitas para tenaga dosen tersebut, pada akhirnyanya, akan semakin meningkat.

Dosen sebagai salah satu komponen sumber daya manusia (SDM) perguruan tinggi mempunyai peran sentral dan strategis. Kualitas dosen akan menentukan tinggi-rendahnya kualitas suatu perguruan tinggi. Sebagai lembaga pendidikan, perguruan tinggi memiliki peran yang besar dalam peningkatan pengembangan SDM dan peningkatan daya saing bangsa, agar peran perguruan tinggi yang strategis ini berjalan dengan baik, haruslah ditunjang oleh dosen-dosen dengan kualitas unggul. Untuk memperoleh dosen berkualitas unggul, perencanaan yang terarah dan matang perlu disusun dengan baik.

Arah tujuan Depdiknas yang mendorong setiap perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk mampu berkontribusi di jenjang internasional, the World Class University (WCU), langsung maupun tidak langsung menempatkan dosen sebagai salah satu ujung tombak dalam mengakselerasi pencapaian tujuan WCU.

Sebagai salah satu upaya perimbangan bagi dosen-dosen yang lulusan perguruan tinggi luar negeri, sangatlah rasional untuk mendorong para dosen yang sedang melanjutkan studi S3-nya di Indonesia untuk memperoleh pengalaman dan wawasan internasional dengan melakukan kegiatan sejenis pemagangan dosen di perguruan tinggi luar negeri.

Kegiatan yang dilaksanakan a. Uraian Kegiatan Beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri merupakan kegiatan pengelolaan pengiriman karyasiswa ke luar negeri, dimana para karyasiswa yang dikirimkan merupakan dosen tetap dari PTN dan PTS di Indonesia, yang sedang menempuh program S3 di berbagai Sekolah/Program Pascasarjana di Indonesia. Kegiatan beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri ini diawali dengan pengumuman kepada semua Sekolah/Program Pascasarjana di seluruh Indonesia untuk mengirimkan para calon yang telah siap untuk menempuh program Sandwich-S3 Luar Negeri.

Setelah itu dilakukan seleksi berkas dari para pelamar yang dikirim ke Direktorat Ketenagaan. Setelah hasil seleksi berkas diumumkan, para pelamar yang memenuhi syarat akan mengikuti proses seleksi berikutnya, yaitu proses wawancara. Para pelamar yang lolos dari seleksi tahap kedua ini yang akan menerima beasiswa untuk melakukan kegiatan Sandwich-S3 Luar Negeri di perguruan tinggi luar negeri.

Proses persiapan keberangkatan dari para karyasiswa, diawali dengan penanda tanganan kontrak kegiatan beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri antara Direktorat Jenderal Dikti di satu pihak dengan para Direktur Pascasarjana Perguruan Tinggi Negeri, dan atau Kepala Kopertis untuk Perguruan Tinggi Swasta, di lain pihak untuk menentukan besaran anggaran yang diperlukan bagi tiap karyasiswa.

Setelah itu, Direktorat Ketenagaan memberikan pembekalan bagi para karyasiswa yang akan berangkat ke luar negeri, hal ini sangat diperlukan terutama bagi para karyasiswa yang belum pernah pergi ke luar negeri, di samping itu, Direktorat Ketenagaan juga membantu para karyasiswa dalam proses pengurusan paspor dan visa ke negara-negara yang dituju.

Setelah para karyasiswa berangkat ke luar negeri dan belajar di perguruan tinggi yang dituju, Direktorat Ketenagaan melakukan kegiatan monitoring untuk memantau kemajuan dan hambatan yang dialami oleh para karyasiswa atau kendala yang dihadapi para institusi yang mengirimkan mereka.

Sebagai pertanggungjawaban akademik, hasil-hasil yang diperoleh dari para karyasiswa dari kegiatan program Sandwich-S3 Luar Negeri direncanakan untuk dipresentasikan dalam wadah Seminar Sehari. Kegiatan seminar sehari tersebut secara operasional dilaksanakan oleh Sekolah/Program Pascasarjana pada sentra-sentra yang ditetapkan, dengan terlebih dahulu memperoleh penugasan dari Direktorat Ketenagaan, dan mengundang antara lain: (1) Promotor (Pembimbing I) dari para karyasiswa yang melaksanakan kegiatan program Sandwich-S3 Luar Negeri, (2) Semua peserta program Sandwich-S3 Luar Negeri, (3) Pimpinan Sekolah/Pascasarjana, (3) Pimpinan Kopertis, (4) Pimpinan PTN dan PTS asal karyasiswa, dan (5) Tim yang ditunjuk oleh Direktorat Ketenagaan.

b. Batasan Kegiatan Batasan kegiatan beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri ini adalah sebagai berikut:

a. Universitas tempat pelaksanaan program Sandwich-S3 Luar Negeri harus berada di luar negeri; (khusus Universitas Airlangga perguruan tinggi luar negeri yang dituju harus berada di luar Asia Tenggara). b. Program Sandwich-S3 Luar Negeri diperuntukkan bagi dosen tetap PTN atau PTS, yang sedang aktif menempuh program pendidikan S3 di dalam negeri dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan; c. Lama kegiatan program Sandwich-S3 Luar Negeri adalah maksimal 3 (tiga) bulan.

Maksud dan Tujuan

Kegiatan pemberian beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kualifikasi dosen yang kompeten sesuai dengan jenjang kewenangan mengajarnya. Tujuan penyelenggaraan Program Beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri untuk tahun 2010 adalah:

1. Meningkatkan kualitas dosen menjadi tenaga pendidik berkualitas internasional; 2. Memberi beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri bagi dosen tetap PTN mau pun PTS untuk memperluas wawasan keilmuannya di luar negeri; 3. Membentuk critical mass di bidang akademik yang memadai di perguruan tinggi Indonesia; 4. Melanjutkan kegiatan Program Beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri yang telah dirintis dari tahun 2008 hingga 2009. Indikator Keluaran dan Keluaran a. Indikator Keluaran (Kualitatif) i. Karyasiswa diterima di perguruan tinggi di luar negeri sebagai kandidat program Sandwich-S3 Luar Negeri; ii. Karyasiswa, setelah kembali dari luar negeri, mampu mengembangkan pengetahuan yang diperoleh selama di luar negeri untuk penyelesaian program S3-nya; iii. Karyasiswa, setelah kembali dari luar negeri, sekurang-kurangnya mampu menginisiasi terbangunnya jejaring internasional (international networking) untuk peningkatan kualitas pendidikan di Sekolah/Program Pascasarjana maupun kualitas pendidikan perguruan tinggi asal karyasiswa; iv. Karyasiswa memperoleh gelar doktornya. b. Keluaran (Kuantitatif) Pada tahun 2010, jumlah penerima beasiswa Sandwich-S3 Luar Negeri ditargetkan sebesar 400 orang. Kegiatan Peserta Sandwich Program di Simon Fraser University, Canada Simon Fraser University tepatnya berada di Burnaby salah satu kota di Van Couver Canada yang merupakan universitas terbaik peringkat 61 dunia versi Webometrics tahun 2010. Lima peserta Sandwich Program Dikti tahun 2010 dari Universitas Airlangga, Surabaya yakni Hj. Sri Langgeng Ratnasari, S.E., M.M. insitusi asal Universitas Batam, Ir. Rully Novie Wurarah, M.Si. institusi asal Universitas Negeri Papua, Yie Ke Feliana, S.E., Ak., M.Com, CMA institusi asal Universitas Surabaya, Dra. Diana Zuhroh, Ak., M.Si. institusi asal Universitas Merdeka Malang dan Drs. Sriyono, M.M. institusi asal Akademi Akupuntur Surabaya) dan dua dari Universitas Diponegoro, Semarang tiba di Simon Fraser University Canada 15 September 2010 dan akan mengikuti Sandwich Program ini selama tiga bulan.

Kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan didampingi dua Supervisor Utama yakni Johnny Jermias, Ph.D., CMA dan Dr. Yasheng Chen, antara lain berupa:

1. Melakukan kerja lapangan atau analisis laboratorium dan data; 2. Melakukan penelitian, baik di lapangan maupun di laboratorium; 3. Melakukan studi kepustakaan dalam penyempurnaan proposal penelitian atau penulisan disertasinya; 4. Mengikuti perkuliahan yang dapat diakreditasi; 5. Mengembangkan metodologi penelitian sesuai dengan perkembangan terkini; 6. Menyelesaikan penulisan tugas akhirnya;

*)Dosen UNIBA Kepri, Peserta Sandwich Program Dikti Tahun 2010 dan Kandidat Doktor Ilmu Manajemen Universitas Airlangga Surabaya