160 Unit Komputer SAS Dikhawatirkan Jadi Limbah

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 22 September 2010 00:00 WIB dengan kategori Kepri Terkini dan sudah 982 kali ditampilkan

BINTAN -Bantuan komputer Singapura American School (SAS) dikhawatirkan akan menjadi limbah bagi sekolah yang ada di Kabupaten Bintan. Apalagi tidak semua unit komputer bisa diperiksa.
BINTAN -Bantuan komputer Singapura American School (SAS) dikhawatirkan akan menjadi limbah bagi sekolah yang ada di Kabupaten Bintan. Apalagi tidak semua unit komputer bisa diperiksa.

"Kita harus hati-hati dengan komputer bantuan, kita berharap itu bantuannya baik dan barang-barang yang dikirimkan itu berguna," kata Ismail Kadisdikpora Kabupaten Bintan kepada wartawan beberapa waktu yang lalu.

Kendati demikian, bukan berarti meremehkan bantuan yang ada, menurut Ismail diperlukan pengecekan kembali ketika didistribusikan ke sekolah yang ada di Bintan nanti karena Disdikpora Bintan belum bisa mengecek komputer yang jumlahnya 160 unit komputer bekas itu.

Terpisah, Mardhiah ketua BPK FTZ Bintan mengungkapkan telah mempermudah izin masuk barang-barang tersebut di Bintan. Rencanan rombongan dari SAS akan tiba di Bintan pada Ahad (26/09/10) nanti.

Menurutnya, jika kegiatan ini berlangsung baik maka pihak SAS akan melanjutkan program bantuan ini. "Jika ini baik menurut mereka jelas akan berlanjut," kata Mardhiah.