Bentrok TNI - Polri di Kepri Diduga Disebabkan Salah Paham

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 22 September 2014 09:22 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.923 kali ditampilkan

BATAM (terkininews.com) -- Bentrokan antara anggota Yonif 137 Tuah Aji dan Brimob Polda Kepri dipicu akibat salah paham dan main tangkap disertai kekerasan anggota Brimob.


Demikian disampaikan Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Fuad Basya, Senin (22/9).
 
Fuad mengatakan, adapun kronologisnya yang dia terima yakni sesaat sebelum kejadian, ada patroli Polisi dan Brimob yang sedang melakukan penggerebekan di tempat atau lokasi penimbunan Bahan bakar Minyak (BBM). 
 
Dua anggota TNI yang baru saja lepas apel, berhenti lantaran penasaran dengan keramaian. Namun, anggota Brimob menangkap anggota TNI.
 
"Anggota ini ditangkap, digebukin dan ditembak kakinya," ujarnya.
 
Dua anggota TNI tersebut sempat tergeletak, kemudian ada dua anggota TNI lagi yang melintas dan bergegas ke kantor Brimob yang berada tidak jauh dari lokasi. Tak lama, dua anggota lainnya mendapatkan perlakuan yang sama. 
 
Keempat anggota TNI yang mengalami luka tembak masing-masing Pratu AK, Prada HS, Praka EB, dan Pratu ES. "Anggota sempat ada yang ingin keluar, tetapi sudah ditahan sama Danyon," ujarnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Mabes Polri.
 
*http://www.aktual.co/nusantara/124604bentrokan-tni-vs-brimob-diawali-dari-penggrebekan-bbm-illegal