346 Tak Lolos Seleksi Administrasi

Diterbitkan oleh pada Rabu, 8 Oktober 2014 10:53 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 1.644 kali ditampilkan

BINTAN--sudah 5.176 orang yang mendaftar secara online. Yang mengirimkan berkas lamaran via kantor pos sekitar 1.838 berkas. Yang sudah diverifikasi sekitar 1.215 berkas sedangkan yang lolos verifikasi atau seleksi administrasi hanya ada 851 berkas dan sisanya yang tidak lolos 346 berkas.

 

Panitia seleksi Daerah (Panselda) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Kepri menemukan adanya dugaan ijazah palsu yang digunakan oleh pelamar CPNS. Hal ini diduga dari hasil berkas yang diserahkan ada diantaranya tidak menggunakan stempel basah.

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Kepri Abdul Malik mengatakan, munculnya dugaan tersebut lantaran sudah banyak pelamar yang gagal seleksi administrasi yang dilakukan Panselda. Saat ini Panselda sudah menseleksi berkas para CPNS yang sudah diterima.

 

“Ada yang palsu. Ada yang tidak pakai stempel basah. Pokoknya macam-macam,” ujar Abdul Malik saat dikomfirmasi.

 

Adapun persoalan lain yang membuat sebagian pelamar tidak lolos administrasi adalah, surat pernyataan yang ditandatangani tidak menggunakan materai 6.000. Malah ada yang pakai materai 3.000.

 

Ada juga surat pernyataan itu terbalik mengirimnya. Misalnya, suami istri sama-sama melamar CPNS dengan jurusan berbeda di Pemprov Kepri. Namun, surat pernyataan si istri masuk ke berkas suaminya. Demikian sebaliknya. Ada juga pelamar yang IPK-nya tidak mencapai syarat yang ditentukan minimal 2,75. Ada IPK pelamar hanya 2,748. Kekurangan IPK itu hanya 0,00 saja.  Namun tetap tak bisa lolos administrasi lantaran IPK-nya masih kurang.