Satu Jamaah Haji Karimun Koma di Arab Saudi

Diterbitkan oleh pada Selasa, 21 Oktober 2014 18:39 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.689 kali ditampilkan

KARIMUN - Saat ini jemaah haji asal karimun yang tergabung dalam Kloter 15 Embarkasi Hang Nadim Batam, sudah lima hari berada di Madina menunggu kepulangan ke Tanah Suci. Namun satu orang jamaah haji asal Karimun masih terbaring di Rumah Sakit Jeddah Arab Saudi.

 

Kondisi jamaah haji Karimun asal Kundur tersebut saat ini dinformasikan dalm kondisi koma atas nama Hatas Ahmad, dan ini masih mendapatkan perawatan.

 

Hatas Ahmar dikabarkan telah mengalami sakit keras sejak pertengahan September lalu dan mulai dirawat pada 17 September, hingga saat ini kondisinya tidak ada perubahan bahkan semakin memburuk dengan diagnosa dokter yang merawatnya di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Kota Madinah bahwa ia menderita sakit demensia dan sikzoparanoid, atau semacam faktor usia yang telah lanjut.

 

Munurut salah seorang jamaah haji Karimun asal Kundur dr. Zulfan Effendi saat menghubungi media terkininews mengatakan bawah Hatas Ahmad kondisinya saat sedang koma. Beliau masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

 

"Kami sudah di Madinah menunggu kepulangan ke tanah air, namun bapak Hatas Ahmad saat ini tidak bergabung bersama kami di Madinah, Ia masih dirawat di rumah sakit saat ini kondisinya sedang koma," ungkap Zulfan melalui ponselnya, Senin (20/10).

 

Saat disinggung mengenai sakitnya, Zulfan mengatakan sakit karena sudah tua dengan diagnosa dari tim medis yang menanganinya adalah demensia dan sikzoparanoid, dan juga mengalami sesak nafas.

 

"Sama sekali beliau tidak terkena virus ebola. Bapak ini sudah tua dan sudah mulai pikun juga. Kami mengharapkan do'a masyarakat Kundur agar bapak Hatas Ahmad jamaah kita bisa sembuh dari komanya," tutur Zulfan.

 

Sementara itu salah seorang dari pihak keluarga Ida mengatakan pihak sudah mengetahui kondisi pamannya di sana, pihak kelaurga hanya bisa pasrah dan berdo'a agar kesembuhan bapak Hatas Ahmad.

 

Menurut Ida, Hatas Ahmad pamannya tersebut saat ini tidak memiliki anak di Kundur. Anak-anaknya berada di Sulawesi semuanya dari istri pertamanya. Untuk kelurga hanya saudara-saudaranya saja yang ada di Kundur.

 

"Apa pun kemungkinan yang terjadi nantinya kami dari pihak keluarga sudah ikhlas," ungkap Ida.