Mahasiswa Desak Gubernur Minta Maaf

Diterbitkan oleh pada Kamis, 30 Oktober 2014 16:44 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 1.320 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Sekitar 200 mahasiswa Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, melanjutkan aksinya setelah meminta kejelasan sengketa lahan tanah kampus di BPN menuju ke halaman Gedung Daerah untuk menemui Gubernur.



Mereka menuntut untuk mengklarifikasi dari pernyataan Gubernur terkait lahan tanah Stisipol yang diklaim adalah milik warga.


Para mahasiswa yang datang ke halaman Gedung Daerah, Kamis (30/10/2014) sekitar pukul 12.30 itu tidak mendapatkan kehadiran Pak Gubernur tapi malah dihadang oleh puluhan Satpol PP dan Polres di depan pintu masuk.


"Kami menuntut Pak Gubernur meminta maaf atas pernyataannya Sabtu yang lalu di Batampos mengenai Lahan di kampus Stisipol adalah milik warga. Jika tidak juga digubris dalam 3X24 jam lewat media lokal baik cetak maupun elektronik dengan senang hati kami akan turun kembali," ujar Khairul Imam sebagai pengunjuk rasa.