Veteran Karimun Hingga Kini Tak Memiliki Rumah
KARIMUN - Tidak terasa sudah 69 tahun kemerdekaan republik Indonesia, namun para Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tak merasakan kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan. Jasa para LVRI sepuh ini seakan dilupakan seiring derap pembangunan bangsa dan tanah air.
Para Veteran Pejuang di Karimun, hingga kini masih ada yang belum memiliki tempat tinggal dan mereka sangat mendambakan mempunyai rumah pribadi. Hal ini sangat dirasakan salah seorang anggota LVRI Abdullah Husen (75), Ia menghabiskan sisa umurnya yang telah tua dan renta itu terpaksa menumpang di sekretariat LVRI Kabupaten Karimun.
Ia mengaku pernah dijanjikan oleh Pemkab Karimun untuk mendapatkan rumah namun hingga kini tak kunjung terealisasi. Namun ia tidak pernah menanyakan perihal rumah yang dijanjikan.
Abdullah Husen mengaku dengan tinggal di Sekretariat LVRI Karimun dirinya mendapat gaji perbulannya besarannya Rp.1juta lebih. Dari uang tersebut dirinya harus bertahan hidup.
"Untuk gaji saya setiap bulan memang ada, besarannya Rp1juta lebih. Saat ini saya tidak punya rumah dan terpaksa tinggal di Sekretariat LVRI. Dulu saya pernah dijanjikan untuk dibuatkan rumah tapi sampai sekarang belum ada realisasi lagi," ungkap pra yang memiliki dua anak ini usai menerima bantuan di Rumah Dinas Bupati Karimun, kemarin Senin (10/11).
Dengan kondisi fisik yang tidak segagah waktu muda dulu dalam memperjuangkan kemerdekaan RI, Abdullah Husen mengaku tetap bersyukur dengan apa yang telah dirasakan saat ini dalam kondisi apapun. Untuk kesejahteraan veteran memang masih jauh dari harapan, sampai-sampai ada teman seperjuangannya saat ini menjadi buruh angkut barang di Kecamatan Meral
"Asalkan kita mau berusaha dan tetap bersyukur insyaallah semuanya cukup. Yang penting saya pesankan kepada generasi muda agar manfaatkan diusia untuk hal-hal yang positif," katanya.

