Warga Batam Kecam Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa
Batam - Aksi bakar bendera Israel menjadi simbol kegeraman warga Batam terhadap penyerangan kaum Zionis ke Masjid Al Aqsa, Palestina.
Bendera Israel yang dibakar itu sebelumnya diletakkan di tengah jalan dan telah dilindas kendaraan yang lewat.
"Informasi kejadian terbarunya adalah masjid al aqsa telah dibakar oleh Israel, kiblat pertama umat islam telah dibakar Israel, dan telah terjadi serangan bar - bar di masjid Al Aqsa," Ujar Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kepri, Bakhtiar M. Rum dalam aksi solidaritas terhadap Masjid AL Aqsa yang digelar di depan Masjid Raya Batam, Minggu (16/11).
Berlangsung serentak secara nasional, aksi solidaritas ini disertai dengan orasi, musikalisasi puisi, teatrikal, nasyid dan penggalangan dana hingga mencapai Rp. 58 juta,
"Diprediksi jumlah tersebut masih akan terus meningkat. Dana yang terkumpul akan kita salurkan untuk bantuan kemanusiaan langsung ke Palestina," tambah Bakhtiar.
Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Raja Kamaruzzaman yang turut hadir dalam aksi solidaritas itu menyampaikan apresiasinya atas kepedulian umat islam di Batam terhadap Palestina.
"Apapun yang kita miliki, apapun yang kita punya saat ini, kalau memang itu mau kita bantu, mari kita sama bantu. Mudah-mudahan ke depan beban saudara kita di Palestina sana dapat menjadi lebih ringan, tentunya untuk menyembuhkan luka yang sangat dalam ini tidaklah dengan waktu yang sebentar," Kata dia.
Kamaruzzaman pun mengajak umat Islam di Batam untuk senantiasa mendoakan rakyat palestina yang sedang dizalimi Israel.
Aksi solidaritas yang digagas KNRP dan Forum Ukhuwah Islamiyah Batam (FUIB) ini juga diikuti berbagai ormas islam lainnya, diantaranya Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kepri, Persatuan Muallaf Kota Batam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepri, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Batam, Ikatan Da'i Muda (IDM) Kota Batam, Front Pembela Islam (FPI) Batam, Al Washliyah Kepri dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Batam.

