DPRD Karimun Minta BUP Sediakan Ruang Pelayanan Kesehatan
KARIMUN - Dewan Perwakilan Rayakat Daerah (DPRD) Karimun meminta kepada Badan Usaha Kepelabuhan (BUP) untuk menyediakan ruangan kesehatan bagi penumpang. Sehingga setiap ada yang tiba-tiba sakit dapat dilakukan pertolongan pertama sebelum dibawa ke RSUD atau Puskesmas.
Hal ini dikarenakan pada pagi kemarin, Senin (17/11) didapati seorang pekerja makanan cepat saji di Pelabuhan KPK jatuh pingsan, sehingga kerabatnya atau majikannya terpaska membawanya kedalam ruangan berjualan lantaran tidak ada ruang perawatan untuk pasien yang sakit.
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Sulfanow Putra menegaskan harusnya seperti pelabuhan yang sebagai fasilitas umum untuk masyakat sangat penting ruangan kesehatan. Kejadian salah seorang pekerja makanan cepat saji yang di Ketahui bernama Imei yang sedang hamil 6 bulan tersebut sangatlah memperhatinkan.
Ini pelabuhan rakyat, harusnya ada ruangan untuk perawatan kalau ada penumpang yang sakit. Kalau diterlantarkan seperti ini kan kasihan," katanya.
Pelabuan KPK yang sudah beropresi tiga tahun yang lalu hingga kini belum memilik fasilitas kesehatan pelabuhan. Bahkan saat ada waraga masyarakat yang sakit tidak bvisa langsung ditangani oleh pihak medis.

