Mahasiswa Batam Gelar Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Besok
BATAM - Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Batam akan melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Besok rencana kita turun aksi bersama mahasiswa se Batam, yang sudah konfirm dari HMI, KAMMI , PMII dan BEM STT Ibnu Sina. Sekarang kita sedang coba hubungi organisasi dan BEM lainnya," Ujar Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Batam, Andri Fitriyanto.
Ia menilai pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi dengan alasan yang tidak tepat. Apalagi harga minyak dunia saat ini dikabarkan justru sedang mengalami penurunan
"Dampakya kenaikan BBM langsung ke masyarakat. Kartu sakti yang dikeluarkan Jokowi ini kan sama dengan BLSM di era SBY, hanya beda kemasannya saja, tapi sama-sama tidak efektif," Tegasnya.
Aksi yang rencananya akan dimulai pukul 08.00 itu akan dilakukan di tiga lokasi, Simpang Jam, Kantor DPRD Batam, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.
"Kami ingin DPRD Batam nantinya meneruskan aspirasi kami ke DPR RI. Sebab DPR RI sebenarnya punya hak meminta klarifikasi dari pemerintah atas kenaikan Harga BBM yang mendadak ini," Jelas Andri.
Selain itu kelompok Cipayung beserta BEM se-kota Batam dikatakan Andri akan mendesak pemerintah kota Batam untuk mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok akibat kenaikan harga BBM.
"Disperindag harus menormalisasi harga sembako pasca kenaikan harga BBM. Jangan gara-gara BBM naik, nanti semua harga barang jadi ikut naik juga," Pungkas dia.

