Demo Tolak BBM Naik, Mahasiswa Bentrok dengan Aparat
TANJUNGPINANG - Aksi unjuk rasa tolak kenaikan harga BBM mahasiswa se-Tanjungpinang di gedung daerah , Jumat (21/11), diwarnai bentrokan dengan aparat kepolisian dari jam 13.00 hingga 17.30 sore.
Aksi bentrokan dipicu dari bakar ban yang dilakukan mahasiswa pendemo. Terjadi saling dorong mendorong oleh kedua belah pihak sampai hujatan dan kontak fisikpun mewarnai demo tersebut.
Sebelum bentrok dengan aparat kepolisian, mahasiswa lebih dulu berorasi serta membuat lingkaran, samping gedung daerah, yang dijaga ketat anggota polisi dan Satpol PP. Seorang mahasiswa yang bernama Auliansyah diketahui terkena pukulan pentungan di kepalanya dari anggota kepolisian.
Dia mengalami bekas merah di bagian pipi dan telinganya. Setelah diserang kepolisian, mahasiswa memilih bertahan. Usai bentrokan sekitar 15 menit, mahasiswa pendemo kemudian kembali menggelar orasi keras bernada sindiran.

