Angkat Potensi PAD, Karimun Mulai Lirik Sektor Jasa di RAPBD 2015
KARIMUN - Kabupaten Karimun adalah wilayah yang kaya dengan sektor tambang, sehingga tidak bisa dipungkiri jika sektor ini masih menjadi andalan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, pemerintah harus bergerak cepat mencari sumber-sumber potensi lainnya untuk menjadi andalan PAD ke depan. Salah satunya adalah melirik sektor jasa.
Dalam sidang paripurna penyampaian nota keuangan dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Karimun pada Rabu (3/12), masukan menggali sektor jasa disampaikan oleh delapan fraksi DPRD kepada Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq. Masukan diberikan dengan tujuan agar pemerintah daerah tidak lagi bergantung kepada sektor yang habis tak tergantikan tersebut di kemudian hari.
"Memang sektor tambang masih menjadi andalan sebagai sumber PAD hingga beberapa tahun ke depan. Namun tidak salah pula, kalau pemerintah mulai melirik sektor jasa sebagai andalan sumber PAD nantinya. Salah satunya jasa kepelabuhanan, mengingat Kabupaten Karimun merupakan daerah maritim," ungkap Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Nyimas Novi Unjiani.
Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Ady Hermawan. "Cukup banyak potensi sumber PAD yang belum tergali secara optimal. Terutama sektor pajak. Jika dioptimalkan sumber-sumber pajak tadi, bukan tidak mungkin dapat menjadi andalan baru sebagai penyumbang terbesar PAD Kabupaten Karimun," tegasnya.
Sorotan serupa menjadi tanggapan Fraksi Gerindra dan Fraksi Amanat Pembangunan. Keduanya meminta pemerintah jangan pernah lelah mencari sektor yang berpotensi sebagai penyumbang PAD dalam upaya pemenuhan target pendapatan daerah. "Masih banyak sumber yang berpotensi sebagai penyumbang PAD. Baik melalui pajak, maupun pungutan retribusi dalam upaya pemenuhan target pendapatan daerah. Kuncinya, harus lebih giat, dan tentunya melibatkan stakeholder dalam mendukung upaya ini," tegas Anwar Abubakar, Ketua Fraksi Amanat Pembangunan.
Pemerintah daerah mengapresiasi masukan yang diberikan seluruh fraksi dalam upaya mencari sumber baru bagi peningkatan PAD. Disampaikan Wakil Bupati Aunur Rafiq, meminta kepada seluruh anggota dewan untuk memberikan masukan sekaligus dukungan bagi daerah dalam menggali potensi yang bisa dijadikan objek peningkatan PAD tersebut.
"Selain tuntutan kerja keras dari masing-masing SKPD, tentunya kami dari pemerintah pun meminta dukungan dan masukkan dari rekan-rekan dewan terkait penggalian sumber potensi PAD ini. Sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal, yang akhirnya bisa menjadi andalan baru pemasukan bagi pemerintah," papar Rafiq.
Kendati banyak catatan yang diberikan sebagai upaya perbaikan kinerja pemerintah maupun SKPD dalam mengoptimalkan dan efesiensi penggunaan anggaran, secara garis besar penyampaian nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2015 oleh Aunur Rafiq mewakili Bupati Karimun ini, dapat diterima seluruh fraksi.
Mengingat total pendapatan daerah tahun 2015 ditargetkan sebesar Rp1.083 triliun lebih, jika dibanding total pendapatan pada APBD murni tahun 2014 sekitar Rp945 miliar lebih. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 14,45 persen. (Harja)

