Pengurus Dewan Dakwah Isalmiyah Indonesia Karimun Dikukuhkan

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 6 Desember 2014 22:35 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.978 kali ditampilkan

KARIMUN - Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kabupaten Karimun secara resmi dilantik dan dikukuhkan pada Kamis (4/12) di Aula Masjid Agung Karimun.

 

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun yang juga Ketua Majelis Syura Dewan Karimun H. Aunur Rafiq tersebut, turut hadir H. Afrizal Kepala Kemenag Karimun yang juga Wakil Majelis Syura Dewan Dakwah Karimun, Ketua Dewan Dakwah Karimun, Ust. Hasbullah, dan Sekretarisnya Mahmud Syahroni serta Dewan Dakwah Pusat Ust. Drs. Avid Solihin dan Ust Zainal Hasikin. 

 

Dalam sambutannya, Aunur Rafiq mengharapkan pengurus dapat segera bekerja merencanakan program kerja dakwah dan dapat menjadi mitra pemerintah dalam pembinaan da'i guna meningkatkan kualitas keimanan masyarakat.

 

"Dengan adanya DDII ini dapat membantu memberikan perbekalan kepada para da'i yang ada di Karimun saat ini, dengan kerjasama yang baik nanti kita harapkan dakwah di Karimun dapat berjalan denagna baik," ungkap Rafiq.

 

Ketua Dewan Dakwah Karimun yang baru, Ust. Hasbullah mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan untuk mengembangkan Dakwah. "Kami mengharapkan doa dan dukungan semua pihak dalam menyukseskan program dakwah untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

 

Pengurus baru dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Dakwah Provinsi Kepri, H. Fauzi Mahbub. Beliau mengarahkan kepada Pengurus supaya optimalkan mengembangkan Dewan Dakwah dalam menghidupkan semangat Dakwah di Karimun dengan bersinergi pada semua pihak, terutama kaderisasi da'i dan menempatkannya di pulau pulau terpencil dan pelosok pedalaman. 

 

Dalam pembekalan tersebut, hadir pula Koordinator penempatan 50 orang da`i di 50 titik pulau se~Kepri, program kerja Sama Dewan Dakwah Dan Pemprov. Kepri, Ust. Muhammad Zaini, yang mengajak Pengurus Dewan Dakwah Karimun untuk merekrut calon mahasiswa yang  bisa menerima program beasiswa ke Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir Jakarta, sebagai salah satu upaya kaderisasi da'i. (Harja)