Lahan Dialokasikan BP Batam Warga kampung Tua Melayu Meradang

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 11 Desember 2014 20:58 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.688 kali ditampilkan

BATAM - Malam ini ba'da isya (11/12/2014) ratusan warga Kampung Tua Melayu Batu Besar serentak berkumpul di lapangan Bunga Rampai RW 02 untuk bersama menolak pembebasan lahan yang di keluarkan oleh BP Batam.



Warga geram dengan ulah BP Batam yang mengalokasikan tempat tinggal mereka kepada pihak perusahaan yang bergerak di bidang developer. Ketua RW 02, H. Tutut Efendi mengatakan tujuan berkumpulnya warga untuk membubuhkan tandatangan sebagai bentuk penolakan terhadap PL (Pembebasan Lahan) yang dikeluarkan oleh BP Batam.


Hal yang sama diutarakan ketua RW 08 Bapak Zailan Abas, beliau mengatakan masyarakat serentak memberikan fotokopi KTP untuk dibawa ke kantor BP Batam pada hari senin ini. Tampak hadir diantara kerumunan warga perwakilan LSM dan Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Melayu Kepri.


Warga sepakat jika tempat tinggal mereka digusur oleh pihak BP Batam, maka mereka akan melakukan demonstrasi besar-besaran. Seperti diketahui BP Batam telah mengeluarkan surat pembebasan lahan di RW 02 Kampung Tua Melayu untuk dialokasikan pada investor perumahan.

Sampai berita ini diketik, terkininews.com masih melihat warga yang terus berdatangan dari berbagai Kampung Tua yang ada di Batam dwngan tujuan memberi dukungan penuh terhadap perjuangan ini.(Riana)