Pedagang Musiman Terompet Mulai Marak
KARIMUN - Menjelang tahun baru yang 2015 ini, pedagang terompet musiman mulai membanjiri kota Karimun, baik di pasar, jalan protokol dan beberapa sudut kota.
Burhan (37) salah satu pedagang terompet di Jalan Pasar Tanjungbatu mengatakan, harga terompet yang dia jual bervariasi, mulai dari Rp7 ribu hingga 30 ribu. "Tergantung jenisnya, kalau yang besar bisa Rp30 ribu, yang kecil Rp 7 ribu," kata Burhan.
Hal yang sama juga disampaikan Umar (40), salah seorang pedagang terompet musiman yang menggelar dagangannya di depan Costal Area Tanjungbalai Karimun, mengakui animo masyarakat membeli terompet sangat tinggi.
"Saya selalu menjual terompet menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru dan biasanya keuntungannya bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat," kata Umar yang mengaku 200-an terompet berbagai jenis dan ukuran yang dijual itu merupakan hasil buatanya bersama sejumlah rekannya.
Berbagai jenis dan ukuran terompet yang dijual dengan harga Rp5.000 hingga paling mahal yani Rp50.000 tergantung bahan yang digunakan maupun ukuran dan tingkat kesulitan dalam membuatnya. Terompet yang dijual Umar, bukan buatan sendiri, melainkan dia memesan kepada orang yang sebagai agen penjualan. Namun ada beberapa terompet juga dibuat sendir.
"Ini saya beli dulu dengan agennya, satu terompet bisa untung seribu sampai seribu lima ratus. Tapi saya juga buat sendiri," jelas Umar.
Lebih lanjut Umar, mengaku Terompet tahun baru mulai banyak yang berminat ketika tiga hari sebelum perayaan. "Kalau sekarang masih sepi, sehari bisa lima sampai tujuh terompet," ungkapnya.
Ketika H-3 menjelang akhir tahun, sambung Umar, penjualan terompet bisa mencapai 1000 buah. "Paling kecil 1000 terompet dalam satu hari laku jika mendekati malam tahun baru," tandasnya.

