Krisis Listrik Natuna Segera Dibahas Komisi III DPRD Kepri

Diterbitkan oleh pada Selasa, 6 Januari 2015 10:51 WIB dengan kategori Natuna dan sudah 1.208 kali ditampilkan

NATUNA - Awal tahun 2015, Komisi III DPRD Kepri berinisiatif mengadakan rapat pembahasan krisis listrik yang terjadi di Kabupaten Natuna.

Karena, selain pelayanan yang tidak maksimal, perolehan data beban puncak listrik Natuna yang diterima Komisi III DPRD Kepri tidak singkron dengan data dari PLN Cabang Tanjungpinang yang membawahi wilayah Natuna tersebut.


"Masyarakat mengeluh tentang pemadaman listrik di Natuna, 8 jam hidup dan 8 jam mati dengan kondisi, kebutuhan beban puncak listik di Natuna 5,7 MegaWatt (MW), yang tersedia cuma 3,7 MW, jadi kurang 2 MW," kata Sekretaris Komisi III DPRD Kepri, Sofyan Samsir kepada Antara, Senin.


Sementara keterangan Kepala PLN Cabang Tanjungpinang, Majuddin melalui pesan singkatnya menjelaskan bahwa, untuk beban puncaknya diprediksi defisit 800 kiloWatt (kW).


"Hal ini yang ingin kita ketahui dan mencari solusinya. Karena masyarakat mengetahui bahwa mesin PLN yang ada di Ranai cukup mengatasi beban puncak 5,7 MW," kata Sofyan. Pemadaman di Ranai tersebut sambung Sofyan sudah terjadi sekitar November 2014 dan akan berlangsung hingga April 2015. (ANT)