Tain : Skala Prioritas Kelola Anggaran Wako Batam Lemah

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 7 Januari 2015 19:29 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.101 kali ditampilkan

BATAM - Meskipun hingga saat ini Walikota Batam, Ahmad Dahlan belum menggunakan mobil dinas barunya dengan merek Toyota Land Cruiser, reaksi protes atas mobil baru senilai Rp. 1 miliar itu terus bermunculan di tengah masyarakat Batam.


 
Pengamat sosial di Batam, Tain Komari menilai Walikota Batam, Ahmad Dahlan tidak memiliki skala prioritas yang baik dalam pengalokasian anggaran.

 
"Ini bukan persoalan harga mobil sebetulnya, ketika daerah mampu silahkan saja membelinya, tapi dengan catatan semua permasalahan krusial di tengah masyarakat Batam harus sudah selesai," Tegasnya.

 
Aktivis Kelompok Diskusi Anti (Kodat) 86 ini mencontohkan tingginya biaya sekolah di Batam, banyaknya jalan berlobang dan masih sering terjadinya penumpukan sampah sebagai pekerjaan rumah (PR) yang seharusnya diutamakan pemerintah kota untuk diselesaikan.

 
"Kalau beli mobil dengan alasan keperluan perjalanan, seberapa besar sih Batam ini.Batam ini kan paling jauh ke Galang Baru yang paling lama ditempuh 1 - 2 jam saja. Dulu beli Fortuner alasannya Batam sering banjir, sekarang untuk apa lagi beli Land Cruiser ?," Ungkapnya.

 
Tain menilai ketidakpekaan pemerintah kota Batam dalam penggunaan APBD sangat bertentangan dengan gerakan reformasi aparatur negara yang sedang dilakukan menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).
 
 
"Kami rekan-rekan aktivis di Batam ada keinginan mengundang menpan baru ke Batam, karena gerakan reformasinya sekarang luar biasa untuk penghematan anggaran, semoga beliau bisa hadir agar kami bisa menyampaikan beragam persoalan birokrasi di Batam," Pungkas Tain.(Rul)