Karimun Bersinar (Bersih Sehat Tanpa Narkoba)

Diterbitkan oleh pada Rabu, 14 Januari 2015 21:03 WIB dengan kategori Profil dan sudah 2.743 kali ditampilkan

Cita-cita itulah yang diharapkan oleh Muhammad Ardani, seorang anggota Satuan Reskrim Narkoba Polres Karimun untuk memerangi dampak penyalahgunaan narkoba terutama dari kalangan generasi muda.

 

Pria yang lahir pada 15 Juni 1988 ini, sejak muda memang sudah dididik oleh kedua orang tuanya untuk tidak terjerumus kedalam jurang penyalahgunaan narkoba. Pendidikan formal yang dikecapnya selama di SD Negeri 013 Kundur, SMP Negeri 2 Kundur, dan SMA Negeri 1 Kundur pun mengajarkan ia untuk menjadi pribadi yang kuat, disiplin dan senantiasa berbuat kebaikan.

 

Pria yang dilahirkan di Sungai Sebesi ini, kemudian ditempa melalui proses pendidikan di sekolah Bintara pada tahun 2006, hingga kemudian ia ditugaskan sebagai anggota Satuan Sabhara. Pendidikan yang dikecapnya inilah yang menjadikan ia sebagai pribadi yang lebih tangguh dan bertanggungjawab.

 

Putra ke 2 dari pasangan Khunaini dan Suryati ini kemudian ditugaskan pada bagian Ops Polres Karimun, kemudian ia ditugaskan di kampung halamannya untuk mengabdi di Polsek Kundur. Berbagai prestasi demi prestasi ia torehkan, termasuk turut membongkar berbagai kasus narkoba di wilayah tugasnya.

 

Selain dikenal sebagai pribadi yang tegas, ia juga dikenal humoris terutama dikalangan rekan-rekan kerjanya. Tak jarang, sembari bekerja bersama ia melontarkan lelucon-lelucon untuk memecah kebekuan sehingga membuat rekan-rekan sesama anggota kepolisian tertawa. Namun dibalik sifatnya yang humoris, didikan yang ia peroleh tetap menjadikan ia sosok yang tak kenal kompromi jika sudah berurusan dengan yang melanggar hukum.

 

Inilah yang kemudian mengantarkan pria yang telah berkeluarga dan memiliki 1 orang anak ini menjadi lebih giat bekerja saat ditugaskan sebagai anggota Satres Narkoba Polres Karimun hingga saat ini. Ia berprinsip, jika ingin narkoba hilang dari peredarannya maka harus diberantas hingga ke akar-akarnya. Ia juga memiliki visi untuk mendidik generasi muda mengenal bahaya narkoba sejak dini, melalui proses penyuluhan, sosialisasi maupun pendekatan-pendekatan. Untuk itu, ia mengharapkan agar orangtua, guru, dan seluruh lapisan masyarakat bergandeng bahu bersama pihak kepolisian untuk memerangi narkoba.