Muslimat NU Himbau Waspadai Aliran Ekstrim

Diterbitkan oleh pada Rabu, 14 Januari 2015 20:42 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.226 kali ditampilkan

KARIMUN - Semakin banyaknya aliran ekstrim di Indonesia dan dunia belakangan ini, membuat Muslimat Nahdatul Ulama geram. Hal ini disampaikan Ketua Muslimat Nahdatul Ulama (Muslimat NU) Nyimas Novi Ujian saat menghadiri Konferensi Muslimat NU Anak Cabang Ke 1 Kecamatn Tebing di Gerung Pertemuan Kelurahan Tebing Kecamatan Tebing, Rabu (14/1).

 

Ia mengaku gerah dengan aliran ekstrim seperti ISIS yang belakangan ini dikenal sangat brutal dan menlakukan berbagai macam penyerangan. "Atas hal itu kita perlu menangkal generasi kita dan masyarakat juga perlu waspada. Maka dari itu kita perlu membuat berbagai macam kegiatan yang mampu meningkatkan pengetahuan agama." ujarnya.

 

Lebih lanjut ia menyatakan perlunya membentengi diri dan menguatkan organisasi Islam yang telah ada, sehingga aqidah tidak akan goyah dan akan tetap bertumpu serta berlandaskan kepada Al-Quran dan Hadits.

 

Ia juga mengaku kehadiran Muslimat NU bukanlah justru mengkotak-kotakkan Islam, melainkan lebih memperkuat dan membentengi diri ibu-ibu yang beragama Islam tentunya. "Ini merupakan organisasi tempat ibu-ibu muslim belajar, bagaimana tehnik persidangan, bagaimana proses pemilihan ketua baru. Selama ini mereka hanya tahu sidang itu di DPR. Maka kami memberikan mereka pengetahuan bahwa seperti ini proses persidangan dan nanti ketika ada yang mengganjal dalam persidangan apapun, diharapkan mereka juga mengetahui. Yang jelas ibu-ibu harus melek," ujar wanita yang saat ini duduk di kursi DPRD Karimun periode 2014-2019.

 

Acara konferensi ini juga disejalankan cukur rambut massal bagi enam balita yang merupakan warga Kecamatan Tebing.