Polres se-Kepri Diinstruksikan Perangi Geng Motor

Diterbitkan oleh pada Selasa, 20 Januari 2015 21:01 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.845 kali ditampilkan

KARIMUN - Maraknya aksi kejahatan yang dilakukan komunitas geng motor dan meresahkan warga seperti yang terjadi di Batam, segera mendapat respon keras dari Kapolda Kepri. Terbukti Kapolda Kepri Brigadir Jendral Polisi Arman Depari menginstruksikan kepada seluruh Polres se Kepri untuk perangi geng motor, tak terkecuali di Kabupaten Karimun dan hal ini disambut baik oleh banyak pihak.

 

Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan Kapolda Kepri sudah menekankan kepada para Kapolres agar menindak tegas geng motor yang melakukan pelanggaran dan meresahkan masyarakat. "Aksi geng motor tidak hanya membahayakan warga yang melintas, tetapi juga warga yang sedang berada di perumahan atau yang rumahnya tidak jauh dari jalan raya". ujarnya, Senin (19/1).

 

Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri Datuk Azman Zainal menyambut baik instruksi tersebut. Ia mengatakan di Kabupaten Karimun justru sampai saat ini keberadaan geng motor telah mulai bermunculan, namun untuk yang meresahkan warga sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari pihak kepolisian. "Silahkan setiap sore Minggu lihat di GOR Badang Perkasa, disana ada balapan liar antar geng motor. Mereka mengganggu pengendara yang akan menuju Desa Pongkar Kecamatan Tebing, ini mengancam keselamatan yang akan melintas," kata Azman, Selasa (20/1).

 

Sejauh ini, tindakan mereka hanya sebatas ugal-ugalan dan balapan liar dijalanan, namun Azman menyatakan kekhawatirannya bakal terjadi seperti di Kota Batam, sehingga perlu tindakan tegas. "Ada beberapa titik yang dijadikan sebagai arena balapan liar, mulanya di Jalan Poros atau depan RSUD Karimun, namun karena aspal mulai rusak, berpindah ke GOR Badang Perkasa. Kemudian arena balapan pun berpindah ke Coastal Area. Lalu balik lagi ke GOR Badang Perkasa karena Polisi sering patroli disana. Namun sampai sekarang belum ada tindakan tegas. Mudah-mudahan Polres Karimun cepat tanggap." harapnya.