Bupati Bintan Rencanakan Bangun Pusat Rehabilitasi dan Panti Sosial

Diterbitkan oleh pada Senin, 26 Januari 2015 10:04 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 1.376 kali ditampilkan

BINTAN - Rumah Bahagia Bintan sebagai satu satunya panti lanjut usia di Kabupaten Bintan yang berlokasi di kawal, kecamatan Gunung Kijang berdiri diatas 2 hektar. Namun baru seperempat lahan yang digunakan untuk lokasi rumah bahagia.

 


Untuk itu Bupati Kabupaten Bintan Ansar Ahmad berencana akan memanfaatkan sisa lahan yang ada untuk membangun beberapa bangunan bagi masyarakat. Saat ini sudah ada wacana dari Pemkab. Bintan untuk membangun sebuah pusat rehabilitasi pecandu narkoba dan panti social. Panti dan Pusat Rehabilitasi tersebut direncanakan untuk sharing dengan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar dapat digunakan masyarakat yang membutuhkan sarana tersebut.

 

“Nah, kalau nanti kedepan keinginan kita kawasan ini akan kita jadikan sebagai kawasan rehabilitasi social tingkat Provinsi. Dan akan coba disampaikan ke Pemerintah Provinsi. Disitu ada panti rehabilitasi narkoba, ada panti untuk anak anak cacat , tunawisma dan lain sebagainya. Barangkali mereka bisa punya aktivitas aktivitas kerajinan yang lain. Itu kan lahannya(rumah bahagia) masih luas. Daripada Provinsi bangunnya terpencar pencar, kita akan berikan lahan itu, kalo masih kurang kita akan coba bebaskan.pokoknya untuk provinsi, semua berpusat disitu.

 

Pusat rehabilitas dan Panti social yang akan dibangun tersebut juga ditujukan sebagai pusat penelitian bagi para pelajar dan mahasiswa demi kelancaran studi mereka terkait permasalah social masyarakat.

 

“Juga bisa jadi labor bagi berbagai pihak untuk melakukan aktivitas aktivitasnya. Kalo itu nanti jadi pusat rehabilitasi, problem problem social , saya kira itu bisa menjadi pusat aktivitas bagi berbagai kelompok masyarakat untuk melaksanakan kegiatan disana” Tambahnya

 

Bupati Bintan, Ansar Ahmad mengatakan hingga saat ini rencana pembangunan tersebut baru sebatas wacana yang telah disampaikan kepada Gubernur Kepri dan pihak DPRD. Diharapkan hal tersebut mendapat sambutan baik dari pemerintah daerah dan segera dapat direalisasikan. Pembangunan tersebut juga diharapkan sebagai salah satu pemerintah untuk menangani permasalahan social yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau. (ARI AKBAR)